Wednesday, January 2, 2019

Kamu, patah hatiku (bagian 2)



Aku tak pernah menangis setiap kali patah hati
Karenamu airmata itu luruh
Aku tak pernah segalau ini setiap kali patah hati
Karenamu malam-malamku terdera rindu
Kamu mungkin tak peduli
Tak ada luka menghuni dadamu
Saat malam terus berkembang
Kamu tetap sekokoh karang
Sementara aku masih mencari-cari diriku yang hilang

Jika semua ini membuatku terlihat bodoh di matamu, mungkin karena aku sudah cinta


No comments:

Post a Comment