Tuesday, January 28, 2020

Mudahnya Menjadi Jutawan dari SOBATKU


Jumat, 24 Januari 2020. Hari masih pagi sekali ketika saya sudah menjadi bagian dari para anker (anak kereta) yang terburu-buru untuk berangkat kerja. Kereta pagi itu cukup padat namun masih menyisakan ruang untuk bergerak leluasa. Palmerah sudah mendung saat kaki saya menginjak stasiun tersebut. Sudah gerimis malah ketika saya menuruni JPO-nya.

Taksi online yang saya pesan untungnya datang dengan segera sebelum baju saya kuyup dan dandanan saya luntur. Saya tiba di Sampoerna Strategic Square kala hujan makin deras. Masih pukul 08.30 dan lalu lalang para pekerja atau pengunjung tak lengang memasuki gedung. Yang saya notis, satpam gedungnya sigap dan ramah.

Pagi itu rencananya saya akan menghadiri acara Kumpul Sahabat Member KSP Sahabat Mitra Sejati dari SOBATKU. Sejujurnya saya baru tahu dengan aplikasi SOBATKU ini. Terlalu banyak aplikasi e-wallet yang bermunculan jadinya saya kurang update. Tapi pas saya tahu soal SOBATKU dan mengunduh aplikasinya. Ternyata aplikasi ini berbeda dengan aplikasi e-wallet kebanyakan.


SOBATKU adalah Tabungan Online Sahabatku dari KSP Sahabat Mitra Sejati. Ini adalah institusi keuangan yang dipimpin oleh pengurus profesional dan terpercaya serta didukung oleh Bank Sahabat Sampoerna. Bedanya aplikasi ini dengan e-wallet yang lain; Sobatku selain bisa untuk menjadi metode pembayaran transaksi digital sehari-hari bisa juga mengarahkan pengguna untuk terus menabung.

Benefit yang disediakan bagi para pengguna juga banyak:

1.      Jika ingin membuka rekening cukup dengan mengunduh aplikasinya tanpa harus ke bank.
2.      Nomor HP sekaligus menjadi nomor rekening pengguna.
3.      Mau menabung atau tarik tunai bisa lewat Loket Sahabat Alfamart.
4.      Tidak ada biaya bulanan atau pun biaya administrasi.
5.      Transaksi untuk bayar dan beli juga lebih mudah dan murah.
6.      Bunga yang ditawarkan saat menabung juga menarik.
7.      Ini yang paling penting: UNDIAN TOTAL MILYARAN RUPIAH. Diundinya setiap bulan sepanjang tahun. 

      Grand Prize yang ditawarkan pertiga bulan ini adalah Undian 100JT dan Paket Umroh.

Nah, hari Jumat itu ketika saya datang pas banget lagi mau pengumuman Grand Prize yang diiming-imingi. Semua pajaknya bahkan ditanggung oleh SOBATKU.

Acara dimulai dengan opening dari MC yang memberikan informasi tambahan tentang undian dari SOBATKU. Kemudian ada sambutan dari perwakilan pengurus KSP SMS dan juga perwakilan dari Kementrian Koperasi dan UKM. Setelahnya ada pembukaan segel undian dari Dinas Sosial dan Kemensos.

Pengumuman pemenang hadiah jutawan dimulai dari pemenang undian 1 juta, 5 juta dan 10 juta. Lalu pengumuman Undian Grand Prize Sobatku Paket Umroh bagi 4 orang pengguna yang beruntung. Hari itu juga sekalian dengan pengumuman pemenang Stand Up Comedy Competition sekaligus penampilan dari para pemenangnya. Dan hadiah yang paling ditunggu adalah pengumuman pemenang Undian Grand Prize Sobatku 100 Juta. 

Pengumuman pemenang Undian 100JT

Bagi kalian yang sudah mendaftar menjadi nasabah tabungan online SOBATKU, jangan lupa juga mendaftar menjadi KSP SMS (Sahabat Mitra Sejati). Menjadi member KSP SMS juga memiliki banyak benefit, antara lain:

1.      Mendapatkan segala layanan yang disediakan oleh KSP SMS
2.      Mengikuti program undian bulanan dan grand prize berhadiah utama uang tunai 100 juta dan 4 paket umroh bagi 4 pemenang.
3.      Program bonus poin undian dan saldo dari SOBATKU.

Bagaimana cara mendaftar KSP SMS membership?
1.      Login aplikasi SOBATKU.
2.      Klik fitur “KSP SMS MEMBERSHIP”
3.      Klik “Daftar KSP SMS MEMBERSHIP”
4.      Klik tick mark konfirmasi telah membaca syarat dan ketentuan Anggota KSP SMS Membership.
5.  Upload foto tanda tangan basah kamu yang telah disiapkan terlebih dahulu di kertas. Klik LANJUTKAN.
6.  Klik OK sebagai konfirmasi pendebetan untuk Simpanan Pokok Rp10.000 dan Simpanan Wajib RP5.000 (Pastikan saldo kamu minimal Rp15.000 agar proses registrasi berjalan lancar)
7.      Kamu akan menerima kode OTP ke Nomor HP, masukan kode OTP tersebut lalu Klik OK.
8.     Kamu akan mendapat notifikasi “Selamat! Kamu sudah terdaftar KSP SMS Membership”
9.    Daftar Member KSP SMS selesai, kamu dapat melihat NOMOR MEMBERSHIP di menu homepage SOBATKU.
1.  Cek menu “MUTASI REKENING” akan mendapat pembayaran membership sebesar Rp15.000.

Undian SOBATKU ini karena diadakan setiap bulan dan sepanjang tahun, kamu bisa mendapat kesempatan menang jika tabungan kamu makin besar. Cara mendapatkan Hadiah Jutawan SOBATKU sangat mudah. Cukup dengan menabung Rp1.000.000. akan mendapat 1 Poin Jutawan untuk diundi, berlaku kelipatan dan bisa menang berkali-kali. Setiap kali kamu menabung Rp1.000.000 bisa mendapat cashback sebesar Rp.100.000.

Bagi setiap kota yang didatangi SOBATKU akan ada hadiah tambahan bagi warga lokal, yaitu 1 Paket Umroh tambahan (setara dengan uang tunai 25 Juta) dan 100 hadiah lainnya dengan total puluhan juta rupiah khusus bagi member KSP SMS yang berdomisili di kota dan provinsi terselenggaranya undian tersebut.

Kalian yakin nggak tertarik untuk mengunduh aplikasi ini? Bisa menabung untuk masa depan sekaligus bisa berpeluang menjadi JUTAWAN. Dan acara hari itu ditutup dengan penampilan manis dari Adera.

Adera


Untuk info lebih lanjut kunjungi:
Facebook: SobatkuID
Instagram: @Sobatku_ID
Twitter: @sobatkuid  
  
   

Sunday, January 26, 2020

Rusuh di Temen Kondangan

Saya tidak mengundang mantan ketika menikah. Pertama karena undangan terbatas. Kedua, nggak kepikiran juga siapa yang mo diundang kala itu karena semua diserahin ke keluarga. I met my husband in January, we’re dating on April, then married on August 2008. Iya, secepat itu hubungan saya sama dia. Padahal saya baru saja lepas dari 2 years toxic relationship with my ex. Seharusnya saya tahan dulu untuk memulai suatu hubungan, but the universe tell otherwise.



Belakangan di medsos selalu muncul video pendek para mantan yang diundang ke nikahan. Ada yang berakhir menangis, ada yang bikin kacau. Saya pikir keputusan saya tidak mengundang mantan itu hal yang tepat. Walau saya tahu mantan (mantan) saya tidak akan sedrama itu. Buktinya saya masih temenan hampir dengan semua mantan saya di media sosial—walau jarang sekali berinteraksi. Ya buat apa juga. I dont wanna give them hope karena sebagian kayaknya susah move on (?) 

Premis nikahan dan mengundang mantan ini menarik. Makanya MNC mengelaborasikannya dalam bentuk visual berjudul Temen Kondangan. Deretan sejumlah nama artis besar macam; Prisia Nasution, Gading Marten, Samuel Rizal, sampai Diah Permatasari bikin gaung film ini terasa menjanjikan.



Jumat, 24 Januari 2020 saya diundang untuk menghadiri press screening film ini. Sebagai pencinta film dan demen ke bioskop sejak masih kanak-kanak. Saya tidak menaruh ekspektasi apa-apa di film ini. Walau tetap ada harapan, semoga menghibur. Karena melihat dari poster film saja kesan komedinya kuat. 



Peran Prisia sebagai Putri adalah gambaran millenial saat ini; seorang influencer yang terlalu mementingkan komentar follower. Menjadikan medsos sebagai kamuflase semu dari kehidupan nyata. Saking terpengaruhnya dengan pendapat orang lain—yang bahkan asing. Sampai-sampai Putri memilih datang ke kondangan mantan. Pakai segala strategi siapa aja yang harus diajak biar terkesan sudah move on. 

Ide mengajak siapa inilah yang menjadi sumber bencana; niatnya mau ngajak siapa eh yang datang siapa. Niat datang salaman, bikin story, foto-foto trus pulang. Ini rencana awal, tapi seperti kata pepatah; manusia berencana mantan pula yang berkehendak. Dari mau ngajak Juna (Kevin Julio), keceplosan ngajak bos sendiri (Gading Marten), sampai akhirnya ketemu teman SMA si Yusuf (Reza Nangin).

Hal yang saya notis, baru kali ini saya menonton film Prisia Nasution yang bergenre komedi. Kesannya? Sumpah lucu. She nailed it. Dari gesture dan logatnya sampai. Lalu Gading yang makin ke sini makin menunjukkan profesionalisme dan pengembangan karakternya. Samuel Rizal sendiri masih terkesan kuat sebagai karakter Adit dari karakter ikoniknya zaman saya masih awal kuliah. Saking ikonik, Samuel jadi crush satu kosan saya di masa itu. 

Ah, ada juga Diah Permatasari, Feby Febiola, bahkan ada cameo dari Lukman Sardi sebagai tamu undangan. Para aktor senior ini nggak usah ditanya ya aktingnya. Diah Permatasari sendiri masih awet banget. Gila ya, Si Manis Jembatan Ancol itu tontonan semasa sekolah and she doesn’t aging at all.

Kalau yang berencana nikah trus ada niatan ngundang mantan, mungkin bisa nonton dulu Temen Kondangan. Tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia tanggal 30 Januari 2020. Ps: sejak awal film sudah bikin penonton tertawa. Ada beberapa adegan di tengah yang cringe tapi diakhiri juga dengan komedi yang manis. 



Harus nonton? Oh harus, ini komedi awal tahun yang sangat menghibur. 


Friday, January 17, 2020

Natal, Kamu, dan Buket Bunga


Desember itu melankolis.
Sesederhana bau kue panggang yang tercium dari jendela rumah tetangga, sedingin semilir angin dalam hujan tipis-tipis yang membuatmu ingin berlindung di dalam selimut seharian, semeriah lampu kelap-kelip yang dinyalakan di pohon cemara setiap kali senja terbenam, dan seriuh lagu-lagu Mariah Carey yang menggugah rasa sentimental.


Dalam bulan Desember kue-kue kering beraneka jenis mulai dipanggang, ditata rapi dalam toples kaca, kemudian tutupnya dilakban, disimpan di lemari yang kuncinya disimpan secara rahasia. Berkerat-kerat botol dan kaleng minuman bersoda menumpuk di salah satu sudut ruangan. Kusen jendela dilepas dan mulai dibersihkan dari ujung satu ke ujung lainnya. Gorden yang sudah berbulan-bulan menggantung dan berdebu diganti gorden baru yang lebih segar dan ceria. Pohon cemara plastik yang masih kokoh yang biasanya disimpan di atas lemari atau di gudang kembali dikeluarkan dari dalam kardus. Dahan-dahannya dirangkai, dihias dengan lampu kelap-kelip dan gantungan lucu aneka bentuk, kemudian dipajang di salah satu sudut ruang tamu sehingga tampak cantik. Sesekali di siang hari lagu kompilasi Natal dari Mariah Carey diputar bergantian dengan lagu rohani.

Tanggal 24 Desember, jam 6 sore kaki-kaki bersepatu melangkah masuk ke dalam gereja. Kursi-kursi kayu panjang di dalam tidak akan terisi penuh tapi juga tidak sepi. Jam 9 malam ibadah selesai lalu semua kembali ke rumah masing-masing.

Tanggal 25 Desember, sejak subuh dapur rumah sudah berbau daging yang disemur, ayam yang digoreng, atau ikan yang dibakar. Tidak lupa sayur, kerupuk, puding, atau sup buah segar. Sebelum jam 9 pagi semua sudah tertata rapi di atas meja makan. Sebelum jam 9 juga semua penghuni rumah sudah selesai berdandan dan siap menuju gereja. Kali ini semua kursi ruah sampai ke luar gedung. Biasanya tenda-tenda dipasang dan berlusin-lusin kursi plastik ditata agar semua yang ingin beribadah hari itu kebagian tempat duduk walau tidak kebagian menonton penampilan dari choir atau vocal group.

Selesai gereja, tangan-tangan bersalaman, cium pipi kiri dan kanan. Bersukacita karena merayakan hari kelahiran sang Messias dan bersyukur karena para sanak saudara dari jauh datang berkunjung. Pulang ke rumah, makan siang dengan hidangan yang sudah disiapkan. Jelang beberapa jam berikutnya teman, tetangga, keluarga mulai berdatangan. Kue-kue kering dalam lemari dikeluarkan dan ditaruh di atas meja. Botol minum dan gelas ikut disajikan. Tamu silih berganti sampai tengah malam tiba.


Tanggal 26 Desember, ibadah hari kedua. Yang datang beribadah masih seramai hari pertama. Ketika pulang biasanya tidak langsung ke rumah, mampir ke rumah sanak saudara terdekat. Menikmati makan siang dan kue-kue keringnya. Lalu kaki akan berpindah ke rumah satu dan lainnya sampai kembali tengah malam menjemput.

Itu memori saya tentang Natal yang selalu saya jalani dalam 24 tahun selama tinggal dan besar di Bitung, Sulawesi Utara. Saya sudah meninggalkan kota kelahiran itu selama 11 tahun lalu. Kadang mengingat memori itu seperti mengeluarkan ingatan yang menyenangkan sekaligus menyesakkan dalam satu tarikan. Membuat saya bahagia namun sedih. Sebuah oksimoron.

Selama tinggal di ibukota hampir tidak ada kesan yang sama seperti kenangan masa lalu saya dalam merayakan Natal. Semua berjalan sangat cepat bahkan tidak berasa kalau itu adalah Natal. Masuk gereja sudah tentu, pulang ke rumah makan siang seperti menu makanan pada hari-hari biasa, tak ada hiasan pohon cemara mengingat space rumah tidak sebesar rumah di kota kelahiran, tak ada kue kering bahkan yang dibeli pun tidak ada karena tahu tidak ada yang akan datang. Tidak ada lantunan lagu Mariah Carey karena tidak ingin menjadi polusi suara bagi sekitar. Jika ada sedikit berbeda palingan kumpul keluarga di rumah tante sendiri, adik mama. Semua keluarga yang saya kenal hadir di sana. Menyanyi dan berdoa sebelum makan. Ngobrol sampai malam tiba. Lalu semua pamit pulang. Kadang jika hari masih dini, mampir ke mall dan melihat apa yang menarik di sana sebelum pulang ke rumah.

Natal tahun kemarin tidak jauh berbeda. Bedanya kali ini dihabiskan di hotel. Tidak pulang kampung tidak mengurangi rasa sukacita walau besar harapan ingin merayakan Natal di kampung saja. Sayangnya juga tidak ada kumpul keluarga karena salah satu ponakan harus diopname di rumah sakit akibat usus buntu.

Yang istimewa ketika sebelum berangkat ke hotel suami nyiapin sesuatu. Sebuah buket bunga berwarna ungu. Kumpulan bunga kering alyssum yang dirangkai ala buket biedermeier. Suami saya bukan tipikal pria romantis dengan aksi remeh seperti ini. Dia juga tidak pintar mengungkap apa yang ada di kepala dan dadanya kepada saya. Kata cinta juga baru sekali terlontar dari mulutnya. Padahal kami sudah menikah lebih dari satu dekade. Ibarat raga saya membutuhkan makanan, tapi jiwa saya juga butuh bunga dan dia menghadirkan itu. Saya menjura.


Hadiah bunga sudah menjadi tradisi lama di Eropa, Amerika bahkan Asia. Dari seni merangkai bunga ala Ikebana Jepang sampai menjadi dekorasi wajib bangsawan Eropa pada abad ke-18. Pada zaman Victoria saja bunga digunakan sebagai bentuk ekspresi menggantikan kata-kata yang tidak bisa terucap. Memberi hadiah bunga sebenarnya adalah sebuah kultur pembuat baper.   

Di setiap perayaan selalu ada bunga sebagai bagian dari selebrasi atau romantisasi sederhana. Bunga bisa menjadi kado istimewa saat ulang tahun, perayaan kelahiran, ucapan syukur, pernikahan, atau Natal.

Perempuan akan merasa istimewa ketika ada yang menghadiahinya bunga. Mau itu sekuntum atau sebuket. Lewat bunga, perasaan yang tidak terungkap bisa terbaca. Pemilihan jenis bunga juga sakral untuk menentukan momen dan perasaan. Satu jenis bunga bisa bermakna banyak hal.    

Tapi mungkin nggak usah menunggu ada yang memberi hadiah bunga bila ingin dianggap spesial. Menyenangkan diri sendiri bisa juga dengan membelikan diri sendiri hadiah sebagai bentuk apresiasi dan self love. Sekali saya pernah membeli buket bunga juga untuk diri sendiri karena saya bangga atas pencapaian saya kala itu. Rasanya tetap bahagia. Karena bahagia kita yang ciptakan bukan menunggu dari orang lain. Bahagia itu sukacita dari diri sendiri bukan barang hibahan.

Kalau kalian pengin menghadiahi diri sendiri, mau kode-kodean ke pasangan, atau mau jadiin parcel Natal dengan bunga, bisa intip dan pesan di Flower Advisor. Toko bunga online terlengkap yang pengirimannya bisa ke seluruh Indonesia. Nggak usah kuatir kalau tinggal di pelosok negeri trus mikir nggak bakal bisa ngasih hadiah buket bunga menarik. Bisa kok. Setiap orang pasti mau menciptakan momen. Dengan Flower Advisor kamu bisa kalian menciptakan momen tersebut. Tinggal pilih bunga yang diinginkan, tulis kata-kata yang menarik, kemudian kirim.
#BridgingtheDistance #FlowerAdvisor