Saturday, November 16, 2019

Generasi Millenial sebagai Generasi #BisaBanget


Banyak yang mungkin masih salah kaprah soal penamaan antar generasi. Anak-anak muda umur 20-an sekarang dianggap semuanya adalah generasi millenial, sementara saya yang umurnya sudah pertengahan 30 tahun ini sebenarnya masih termasuk ke dalam generasi tersebut. Pembagian generasi ini menurut salah satu research center; kelahiran 1981-1996 adalah generasi millenial.

source: www.pewresearch.org

Beberapa waktu lalu di media sosial sempat heboh pertikaian antar generasi, ketika salah satu jurnalis koran New York Times menyebut “OK Boomer” sebagai bentuk pendapat terhadap generasi kelahiran 1946-1964 yang memiliki pemikiran closed-minded terhadap generasi Z.

Bentuk glorifikasi antar generasi ini sebenarnya meluas di berbagai media sosial. Setiap generasi merasa superior dibanding generasi sebelum atau sesudahnya. Padahal semua generasi punya masanya masing-masing dan saling memengaruhi juga satu sama yang lain. Generasi millenial tidak akan ada kalau bukan karena generasi boomer atau generasi X. Begitu pun generasi selanjutnya.

Berbicara tentang generasi millenial yang adalah generasi muda sekarang ini pada usia produktifnya. Generasi ini adalah simbol dari mimpi tanpa batas. Di mana segala hal yang mungkin tidak terpikir akan menjadi pekerjaan di masa lampau, di generasi ini bermunculan profesi baru seperti vloggers, content creator, influencer, sampai ilustrator digital. Masa di mana, semua hal itu mampu menghasilkan benefit yang besar dan berperan penting seiring perkembangan dunia digital. Dulu pasti nggak bakal kepikiran kalau bikin gambar-gambar nyeleneh dikasih kepsyen nyeleneh bakal dapat duit kan? Atau ngebacot nggak jelas secara konsisten di media sosial eh bisa berdampak ke orang banyak trus diincar brand. Sekarang hal-hal kayak gitu udah umum bahkan jadi pekerjaan tetap. 

Wajar sih. Semua emang dimulai dari mimpi tanpa batas. Karena generasi millenial punya banyak mimpi, bebas berekspresi, dan berkreasi tanpa batas. Bear Brand menangkap semua itu sebagai generasi #BisaBanget. #BisaBanget adalah simbol yang mewakili semangat dan kreativitas anak muda saat ini. Mereka yang punya banyak mimpi dan berkreasi tanpa batasan.


Menurut William Utomo, salah satu enterpreneur millenial Indonesia, fenomena generasi millenial saat ini adalah generasi yang optimis dalam berkarya sepenuh hati. Mereka berkarya all out dan bekerja mengejar purpose. Menurut William juga, tidak benar jika generasi millenial disebut sebagai generasi yang gampang bosan. Asal mereka disediakan dengan purpose, apa yang harus mereka kejar, maka stereotype tersebut tidak ada.

Lain lagi menurut Ahmad Afid, Marketing Manager Ready to Drink Dairy Nestle Indonesia. Menurutnya walau generasi millenial agak-agak border ke generasi Z tapi generasi ini mampu untuk achieve something from something in the past, always positive and challenging. Generasi yang mampu melakukan semua walau punya temptation ke arah yang negatif.

Ada kata-kata dari Alamanda Shantika, Founder dan Presdir Binar Academy, yang agak menohok saya ketika dia berbicara tentang mimpi. Ada tiga hal yang dia bagi, yaitu;

-          Knowing your purpose
-          Knowing yourself first
-          Learn – Unlearn – Do it

Bagian Learn- Unlearn – Do it menurut saya ngena banget. Learn itu belajar terus selagi kita bisa. Unlearn adalah mengosongkan kembali ketika diri kita sudah penuh. Lalu Do it adalah lakukan yang mau kita gapai. Yang saya mau garis bawahi adalah bagian Unlearn, di mana sebagian besar umat manusia selalu menganggap diri superior dan mahatahu ketika tahu beberapa hal saja. Saya sering merasa seperti itu sih ketika saya belajar dan memperoleh pengetahuan baru. Padahal semakin kita belajar semakin kita menjadi bodoh.

dok: press conference playspace 

Tanggal 14 November kemarin, Bear Brand yang terkenal dengan Susu Cap Beruang memperkenalkan kampanye Generasi #BisaBanget untuk mendukung anak muda Indonesia dalam meraih mimpi dan harapan mereka. Nestle Bear Brand menghadirkan Generasi #BisaBanget Playspace yang terbagi atas dua bagian utama:

-          #BisaBanget Inspiration Rooms adalah kolaborasi antara Bear Brand dengan Haluu: terdiri dari 7 ruangan berbeda yang instagramable yang mengekpresikan Generasi #BisaBanget menggapai mimpi.

-          #BisaBanget Inspiration Classes menghadirkan berbagai sesi talkshow yang akan diisi oleh banyak anak muda inspiratif seperti; Nadia Soekarno, Jeje Soekarno, Intan Anggita, Aqsa Aswar, dan banyak lagi.

Pengalaman yang didapat ketika masuk ke dalam #BisaBanget Inspiration Rooms adalah manifestasi Bear Brand dalam kehidupan sehari-hari. Saya tentu saja sudah lebih dulu masuk ke dalam ruangan-ruangan tersebut. Rasanya kayak memiliki banyak kepribadian dengan berbagai mimpi.



Kalau kalian penasaran dengan #BisaBanget Playspace, datang saja ke Senayan City Mall, dibuka untuk umum sejak 15-24 November 2019. Jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan experience berbeda di sana.   



  




     

Friday, November 15, 2019

Pentingnya Analisa Dini dan Nutrisi Agar Bayi Tidak Lahir Prematur


1 dari 7 bayi yang lahir di Indonesia terlahir prematur. Di seluruh dunia, setiap tahun ada 15 juta bayi terlahir prematur. Kalau pada belum tahu, kelahiran prematur itu penyebab kematian anak baru lahir tertinggi.

Komitmen Danone tidak hanya melalui inovasi produk tapi juga mengenai riset secara ilmiah dan pengembangannya di Indonesia. Salah satunya dengan terus memberikan informasi ke masyarakat tentang nutrisi yang berperan penting pada kesehatan seseorang. Tanggal 14 November kemarin dalam rangka menyambut Hari Prematur Sedunia yang jatuh pada tanggal 17 November nanti, Danone Indonesia menghadirkan diskusi tentang Upaya Pencegahan dan Tata Laksana Anak Prematur Agar Tumbuh Kembang Optimal.


Para narasumber yang diundang kemarin ada:
  1.       Dr. dr. Ali Sungkar, Sp.OG-KFM yang adalah Dokter Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fetomaternal dari RSCM.
  2.          dr. M. Azharry Rully S, Sp.A yang adalah Dokter Spesialis Anak Konsultan Neonatalogi dari RSCM.
  3.            Chyntia Lamusu yang adalah selebritas.

Terminologi saat ini sudah berubah kata dr. Ali Sungkar, kalau ada bayi yang lahir kurang dari 37 minggu atau 259 hari itu dianggap sebagai preterm.

Preterm sendiri terbagi menjadi tiga bagian:
  • ·         Late preterm
  • ·         Early preterm
  • ·         Postterm


Bayi yang lahir saat late preterm atau early preterm secara psikologis dan metabolisme belum matang dibanding bayi lahir sesuai usia gestasi. Peningkatan risiko kegagalan saluran pernapasan sangat besar di bayi yang lahir secara preterm karena organ dan sistem tubuh yang terganggu. Dampak lainnya bisa terjadi komplikasi, baik secara jangka pendek mau pun jangka panjang.   

Infeksi menjadi salah satu pemicu kelahiran prematur. Para ibu hamil sebaiknya segera memeriksakan diri atau berkonsultasi dengan ginekolog agar mendapat perawatan tepat waktu. Jika terjadi infeksi lalu koloni kuman diketahui maka penyebabnya bisa diobati.

Infeksi yang berhubungan dengan kelahiran preterm:
  • ·         Infeksi menular seksual
  • ·         Vaginosis bakterialis
  • ·         Infeksi saluran kemih
  • ·         Pneumonia
  • ·         Peritonitis
  • ·         Penyakit periodontal (gigi dan mulut)

Contoh lain adalah masalah keputihan, ini kadang sering disepelekan oleh perempuan. Penggunaan cairan pembersih atau pantyliner bisa membuat kondisi vagina lebih lembap dari kondisi normal. Vagina tidak perlu bersih-bersih amat karena kuman di area tersebut membantu menjaga agar kondisi pH tetap terjaga.

Agar tidak terjadi persalinan preterm ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
  • ·         Harus ada analisa faktor risiko untuk deteksi dini
  • ·         Adanya pencegahan kontraksi
  • ·         Penyediaan transportasi ke RS dengan layanan NICU
  • ·         Perawatan bayi di NICU harus 1:1

Tantangan dalam merawat anak prematur sebenarnya sama dengan bayi lain pada umumnya, hanya memang perlu lebih spesifik dan intens. Yang perlu diperhatikan ada tiga hal:
  • 1.      Stabilisasi; bagaimana membuat bayinya tetap bernapas.
  • 2.      Transisi; bagaimana caranya agar bayi tetap tumbuh
  • 3        Lanjutan; ketika bayinya dibawa pulang

Pentingnya kerjasama orang tua dalam merawat bayi prematur sangat berpengaruh pada tumbuh kembangnya. Hal-hal kecil yang membuat si bayi merasa nyaman dampaknya besar dalam perkembangannya. Sentuhan lembut dari orang tua saja bisa memengaruhi denyut nadi si bayi.

Dokter Azharry menyarankan dalam 6 jam pertama kehidupan baiknya semua bayi, konteksnya ketika dirawat harus mendapatkan kolostrum karena memiliki protein dan antibodi yang tinggi. Yang perlu diketahui, kandungan nutrisi ASI dari ibu yang melahirkan secara prematur mengalami perubahan kandungan. Lemak dan protein menjadi jauh lebih tinggi daripada ASI dari ibu yang melahirkan bayi sesuai usia gestasi.

Semakin kecil bayi, semakin lama pula dia akan dirawat di NICU. Banyak orang tua pada akhirnya akan membandingkan tumbuh kembang anaknya, padahal jangan kuatir jika tumbuh kembang anak prematur terasa lambat dari umumnya karena yang dilihat adalah usia koreksi.

Ada usia gestasi (umur kehamilan), ada usia kronologis (usia kalender), dan usia koreksi (usia gestasi + usia kronologis) – 40 minggu.   


Saya memang tidak merasakan melahirkan kedua anak secara pematur tapi biaya lahiran tanpa BPJS saja sudah mahal. Kelahiran prematur sendiri tidak masuk dalam hitungan BPJS, lalu biaya perawatan bayi baru lahir prematur di NICU tentu saja memakan banyak biaya.

Karena itu menjaga nutrisi itu sebaiknya dilakukan jauh hari sebelum merencanakan memiliki anak, ini hal yang selalu disepelekan oleh para pasangan menikah. Karena melahirkan satu anak saja sudah berisiko apalagi kalau ternyata pas mengandung tahunya anak kembar. Prosentase melahirkan anak kembar besar sekali menjadi kelahiran prematur. Kebayang dong bagaimana kondisi dan mental orang tuanya untuk menghadapi hal tersebut nantinya.

Jadi sebagai orang tua, persiapkan sedini mungkin ketika berencana ingin memiliki anak. Selalu analisa faktor risiko dan menjaga nutrisi. 1000 HPK itu sangat berpengaruh bukan hanya untuk masa depan anak sendiri tapi juga untuk masa depan bangsa dan negara.
  

Friday, November 8, 2019

Kenali Gejala Parkinson dari Awal


Dari beberapa gejala di bawah ini, mana yang tiba-tiba muncul di diri kalian?

-          Tremor
-          Kekakuan sendi
-          Kelambanan
-          Artikulasi menjadi tidak jelas
-          Gampang mengantuk

source image: ifi.or.id
Itu bisa saja bukan gejala biasa yang muncul mendadak ya, gaes. Coba deh langsung diperiksakan, kali aja itu parkinson. Eh seriusan deh, penyakit degeneratif ini nggak bisa dianggap enteng. Muhammad Ali terkena penyakit ini di usia 42 tahun. Ini hitungannya masih muda loh. Masih masa-masa produktif sekali. Penyebab utamanya karena otaknya mengalami cedera akibat olahraga yang dia tekuni.

Banyak yang selalu mengira terkena penyakit itu nanti ketika sudah tua, masih muda mah masih bisa bebas melakukan sepuasnya, tapi lupa kalau gaya hidup terlalu berantakan. Sekarang justru penyakit degeneratif banyak terkena pada mereka yang berada di usia produktif atau masih muda. Parkinson saja sekarang sudah banyak menyerang mereka yang berada di usia 30-an. Aduh, saya bisa termasuk dong.

Kemarin saat saya memposting tentang parkinson ternyata banyak yang nggak tahu soal penyakit ini. Parkinson adalah gangguan susunan saraf. Penyakit ini terjadi karena kekurangan zat dopamin. Dopamin itu penting untuk mengantar sinyal berupa impuls listrik di sepanjang jalur saraf motorik yang tujuannya untuk menggerakkan otot-otot tubuh. Makanya kalau sudah mulai merasa tubuh rada kaku atau mulai tremor tanpa sebab, bisa jadi ini adalah gejala awal parkinson.

Penyebabnya juga bisa karena disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari gaya hidup yang suka merokok, minum alkohol sampai makan makanan yang tidak sehat. Penyebab lain adalah faktor genetik, lingkungan, atau karena penuaan. Karena semakin berumur jumlah dopamin dalam tubuh ikut berkurang.  

Tahun 2015 penderita penyakit ini sekitar 6 juta orang. Diperkirakan di tahun 2040 bakal melonjak mencapai 17 juta. That’s a lot of number. Hingga saat ini sebenarnya penyakit ini belum bisa disembuhkan, tetapi gejalanya bisa disembuhkan dengan pemberian obat yang tepat; baik obat oral mau pun obat infus,  berolahraga, fisioterapi, sampai operasi. Tergantung dari seberapa berat kondisi pasien.  

Kalau masih bingung soal penyakit parkinson ini mungkin bisa menonton film inspirasional Ride with Larry. Film dokumenter ini bercerita tentang Larry Smith yang terkena parkinson selama 20 tahun. Dia harus menggunakan obat-obatan dan operasi otak untuk menangani kondisinya agar bisa tetap hidup. Di film ini diceritakan kalau Larry menantang dirinya sendiri untuk ikut lomba sepeda sejauh 300 mil di Dakota Selatan.  

Lalu bagaimana kalau tiba-tiba sudah merasa ada gejala parkinson tapi bingung di mana kira-kira rumah sakit yang bisa menerima pasien parkinson. Jangan kuatir, datang saja ke RS Premier Jatinegara yang baru saja membuka klinik untuk parkinson. Klinik ini khusus didirikan untuk menangani pasien parkinson dan gangguan gerak.


Rumah sakit yang didirikan di tahun 2010 ini merupakan salah satu rumah sakit swasta terkemuka yang memiliki keunggulan termasuk komitmen untuk memberikan kualitas pelayanan medis yang baik. Rumah sakit tipe B ini beroperasional 24/7 yang melayani pasien dengan BPJS atau asuransi. Soal mutu, akses, kelengkapan spesialistik, sampai alat penunjang medis tidak usah diragukan lagi.

Kemarin ketika saya diundang menghadiri seminar Mengenal Parkinson di RS Premier Jatinegara, dr. Sukono Djojoatmodjo, Sp.S yang menjadi narasumbernya bercerita banyak tentang penyakit parkinson. Dokter spesialis saraf di RS Premier Jatinegara ini juga menjelaskan kalau penyakit ini muncul bertahap. 10 atau 20 tahun sebelum seseorang didiagnosis menderita parkinson, gejala-gejala motorik atau pun non motorik yang muncul sudah bisa terlihat.


Kadang kita suka mengabaikan padahal penyakit itu bisa langsung diobati sebelum bertambah parah. Karena sekali terkena parkinson, maka seseorang itu akan hidup seumur hidup dengan penyakit tersebut.

Nah, kalau kalian atau anggota keluarga sudah merasakan muncul gejala, sebaiknya segera diperiksakan. Datang saja ke RS Premier Jatinegara, ada dr. Sukono yang siap membantu selain dokter lainnya yang juga sudah ahli di bidangnya.