Sunday, January 26, 2020

Rusuh di Temen Kondangan

Saya tidak mengundang mantan ketika menikah. Pertama karena undangan terbatas. Kedua, nggak kepikiran juga siapa yang mo diundang kala itu karena semua diserahin ke keluarga. I met my husband in January, we’re dating on April, then married on August 2008. Iya, secepat itu hubungan saya sama dia. Padahal saya baru saja lepas dari 2 years toxic relationship with my ex. Seharusnya saya tahan dulu untuk memulai suatu hubungan, but the universe tell otherwise.



Belakangan di medsos selalu muncul video pendek para mantan yang diundang ke nikahan. Ada yang berakhir menangis, ada yang bikin kacau. Saya pikir keputusan saya tidak mengundang mantan itu hal yang tepat. Walau saya tahu mantan (mantan) saya tidak akan sedrama itu. Buktinya saya masih temenan hampir dengan semua mantan saya di media sosial—walau jarang sekali berinteraksi. Ya buat apa juga. I dont wanna give them hope karena sebagian kayaknya susah move on (?) 

Premis nikahan dan mengundang mantan ini menarik. Makanya MNC mengelaborasikannya dalam bentuk visual berjudul Temen Kondangan. Deretan sejumlah nama artis besar macam; Prisia Nasution, Gading Marten, Samuel Rizal, sampai Diah Permatasari bikin gaung film ini terasa menjanjikan.



Jumat, 24 Januari 2020 saya diundang untuk menghadiri press screening film ini. Sebagai pencinta film dan demen ke bioskop sejak masih kanak-kanak. Saya tidak menaruh ekspektasi apa-apa di film ini. Walau tetap ada harapan, semoga menghibur. Karena melihat dari poster film saja kesan komedinya kuat. 



Peran Prisia sebagai Putri adalah gambaran millenial saat ini; seorang influencer yang terlalu mementingkan komentar follower. Menjadikan medsos sebagai kamuflase semu dari kehidupan nyata. Saking terpengaruhnya dengan pendapat orang lain—yang bahkan asing. Sampai-sampai Putri memilih datang ke kondangan mantan. Pakai segala strategi siapa aja yang harus diajak biar terkesan sudah move on. 

Ide mengajak siapa inilah yang menjadi sumber bencana; niatnya mau ngajak siapa eh yang datang siapa. Niat datang salaman, bikin story, foto-foto trus pulang. Ini rencana awal, tapi seperti kata pepatah; manusia berencana mantan pula yang berkehendak. Dari mau ngajak Juna (Kevin Julio), keceplosan ngajak bos sendiri (Gading Marten), sampai akhirnya ketemu teman SMA si Yusuf (Reza Nangin).

Hal yang saya notis, baru kali ini saya menonton film Prisia Nasution yang bergenre komedi. Kesannya? Sumpah lucu. She nailed it. Dari gesture dan logatnya sampai. Lalu Gading yang makin ke sini makin menunjukkan profesionalisme dan pengembangan karakternya. Samuel Rizal sendiri masih terkesan kuat sebagai karakter Adit dari karakter ikoniknya zaman saya masih awal kuliah. Saking ikonik, Samuel jadi crush satu kosan saya di masa itu. 

Ah, ada juga Diah Permatasari, Feby Febiola, bahkan ada cameo dari Lukman Sardi sebagai tamu undangan. Para aktor senior ini nggak usah ditanya ya aktingnya. Diah Permatasari sendiri masih awet banget. Gila ya, Si Manis Jembatan Ancol itu tontonan semasa sekolah and she doesn’t aging at all.

Kalau yang berencana nikah trus ada niatan ngundang mantan, mungkin bisa nonton dulu Temen Kondangan. Tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia tanggal 30 Januari 2020. Ps: sejak awal film sudah bikin penonton tertawa. Ada beberapa adegan di tengah yang cringe tapi diakhiri juga dengan komedi yang manis. 



Harus nonton? Oh harus, ini komedi awal tahun yang sangat menghibur. 


No comments:

Post a Comment