Selasa, 16 Oktober 2018

Investasi Besar di IIF 2018

Ada kegiatan apa di bulan Oktober 2018? Ada banyak sih. Tapi satu kegiatan yang menjadi perbincangan hangat di media sosial antara cebong dan kampret adalah diselenggarakannya IMF-WB 2018 di Bali. Di mana salah satu forum panelnya adalah Indonesia Investment Forum (IIF) 2018.

Kredit: jadimandiri
Dengan semakin dekatnya Pemilu di negara kita, banyak pro dan kontra seputar pelaksanaan IMF-WB 2018 ini. Mendengar kata IMF seolah mendengar kata utang negara yang banyak dan menumpuk. Padahal pertemuan IMF-World Bank di Bali memberikan kontribusi yang baik bagi Indonesia.

Dalam Forum IIF 2018 pada tanggal 11 Oktober kemarin, mengangkat tema terkait paradigma baru dalam pembiayaan infrastruktur yang sangat dibutuhkan Indonesia untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi.

Sebanyak 21 BUMN dan ratusan investor hadir. Para investor akan mengeksplorasi potensi-potensi investasi di Indonesia. Kala itu juga, ada diskusi panel mengenai pembangunan tol di Indonesia dan pendanaan infrastruktur. Ini menjadi salah satu agenda utama IIF, yaitu penandatangan kesepakatan inventasi yang telah masuk ke dalam proyek-proyek BUMN.  

Kredit: jadimandiri
IIF diciptakan untuk menghubungkan para investor dengan para pemangku proyek. Pembiayaan infrastruktur di Indonesia diharapkan tidak lagi mengandalkan APBN dan BUMN tapi juga dibantu swasta dengan berbagai skema termasuk menarik penanaman modal untuk pembiayaan infrastruktur.

Sekurangnya ada 19 kerjasama investasi dan pembiayaan yang ditandatangani dalam IIF. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Kepala OJK Wimboh Santoso. Sekaligus menjadi bukti keberhasilan IIF 2018 dalam mendapatkan investari sebesar USD 13,5 miliar.

Kredit: jadimandiri
Forum kesepakatan kerjasama ini diinisiasi oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN.

Inisiatif lain yang dilakukan untuk pembiayaan infrastruktur adalah penerbitan Kontrak Investasi Kolektif Dana Investasi Infrastruktur (KIK-DINFRA). Kontrak Investasi ini diterbitkan oleh Bank Mandiri Group bersama anak perusahaannya yaitu Mandiri Sekuritas dan Mandiri Manajemen Investasi dan bekerjasama dengan PT Jasa Marga (persero) Tbk. Produk Investasi  ini rencananya akan menyasar investor lokal dan global.

Kredit: jadimandiri
KIK-DINFRA akan diperdagangkan di pasar modal dengan target pengumpulan dana mencapai Rp1,5 triliun. Ada pun pengumpulan dana melalui RDPT yang mencapai Rp3 triliun akan memberikan tambahan belanja modal kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Bank Mandiri terus memperkuat dukungan dan percepatan pembangunan proyek infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas dan memangkas biaya pergerakan dan jasa. Bank Mandiri memiliki komitmen yang kuat dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur penting di Indonesia. Semisal, pembangunan jalan tol, pembangunan bandara maupun pelabuhan laut. Untuk itu Bank Mandiri memiliki produk pembiayaan yang bisa dimanfaatkan, termasuk pada tahap pembebasan lahan, pembangunan konstruksi mau pun lahan pengoperasian.

Bank Mandiri sebagai perbankan nasional telah menyalurkan pembiayaan langsung yang signifikan ke sektor infrastruktur hingga mencapai 24% dari total portofolio kredit perseroan. Di akhir Semester I 2018, nilai pembiayaan mencapai Rp165,8 triliun dari total komitmen Rp255,3 triliun yang sudah diberikan kepada proyek-proyek infrastruktur.  

Dalam penyelenggaran IMF-WB 2018, ada beberapa hal yang perlu diketahui masyarakat umum agar tidak terbawa menjadi netizen yang senang nyinyir tanpa tahu informasi yang benar:

Dipilih karena dipercaya.
Indonesia dianggap sebagai negara yang ekonominya sustainable, memiliki daya tahan terhadap krisis, berhasil melakukan reformasi, dan juga juga dinilai sebagai negara yang indah dan kaya akan kebudayaan.


Dihadiri banyak delegasi dan investor.
Ada sekitar 18.000 delegasi dari 189 negara. Para Investor yang datang akan mengeksplorasi potensi-potensi di Indonesia.

Menguntungkan Indonesia.
IMF-WB 2018 menjadi momentum pembuktian kalau penanganan ekonomi negara kita sangat baik di tengah ekonomi dunia yang memburuk.

Tidak Menambah Utang.
Banyak yang berspekulasi, dengan diselenggarakan IMF-WB ini maka Indonesia secara otomatis akan menambah utang. Nyatanya tidak sama sekali.

IMF Ikut Menyumbang untuk Korban Gempa.
Dana sebesar Rp2 Miliar Rupiah merupakan sumbangan kolektif dari manajemen dan satf IMF yang diperuntukkan bagi para korban gempa di Lombok dan Sulteng.

See, tidak perlu terlalu parno ketika mendengar kata IMF karena tujuannya untuk kebaikan bagi negara kita tercinta. Apalagi dalam Indonesia Investment Forum 2018 bisa mendapat investasi besar. Ditambah, keberhasilan PT Bank Mandiri Tbk mengkoordinasikan investasi langsung senilai Rp200 triliun di 21 proyek BUMN. Nikmat dunia mana yang kalian dustakan~  



     

Kamu, Apa yang Kamu Makan

Rasanya sudah kesekian kali gue membahas tentang keadaan diri gue dari tahun lalu sampai sekarang; baik itu di media sosial mau pun di blog. Bagi yang belum tahu, tahun lalu terjadi perubahan drastis pada diri gue. Dibilang tahun buruk tidak juga, karena tahun lalu gue banyak mendapat kesempatan jalan-jalan ke luar kota berkat ngeblog.

Kira-kira menjelang akhir bulan Juli 2017. Entah karena stress, entah karena gue makannya nggak benar. Untuk kali kedua dalam tahun itu gue kena thyphoid atau orang-orang lebih suka menyebut tipes. Itu terjadi beberapa hari jelang keberangkatan gue ke Jogja. Tadinya mau dibatalin saja karena waktunya mepet dan gue nggak boleh terlalu capek biar thyphoid-nya nggak kambuh lagi. Puji Tuhan sih gue baik-baik saja.  

Sewaktu gue ke Jogja, gue nggak nyadar kalau metabolisme gue berubah. Gue nggak menyangka kalau berat badan gue naik drastis. Baru benar-benar yakin gue menggendut ketika melihat hasil foto. Seketika itu juga langsung panik. Eh gile, beneran gue segede ini?

Agustus 2017
Sebagai pemilik postur badan yang selalu proporsional, baik sebelum nikah maupun sudah punya anak dua. Jelas ini mengganggu gue. Masalahnya gue sempat ngegym kala itu. Menurut gue badan gue biasa-biasa aja, nyatanya foto berbicara lain.

Gue nggak tahu itu efek akibat sakit atau memang guenya aja yang rakus lalu denial. Karena seingat gue, iya gue makannya kalap tapi masa sih langsung naik drastis begitu? Normalnya gue 53-55kg setelah timbang usai dari Jogja—wow—63kg saja. Ini setara berat badan saat gue hamil.

Pada awal tahun ini—Januari 2018—gue langsung memutuskan, gue harus mengubah pola makan gue. Tracking lagi asupan makan dengan benar dan kembali berolahraga.

Jadi, sejak Januari itu gue kembali memperpanjang member di gym dekat rumah, mulai latihan angkat beban seminggu 5x, lalu menakar kalori dan makan gue lewat aplikasi penunjang. Oh, ini penting sekali bagi yang mau menjalakan pola hidup sehat. Karena pola hidup sehat itu bukan sekadar berolahraga atau diet semata. Tapi juga harus tahu apa saja yang masuk ke dalam tubuh dan berapa banyak jumlahnya.  

Mei 2018
Karena gue banyak baca. So far, gue sudah jarang sekali mengonsumsi produk makanan yang mengandung gula, tepung-tepungan dan gorengan. Lebih banyak ke makronutrien dan mikronutrien yang baik bagi tubuh.

Makronutrien terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak. Sebagai yang senang ngegym dan untuk mendapatkan tubuh sesuai keinginan, asupan makronutrien ini penting. Makanan-makanan yang bisa menjadi sumber makronutrien itu banyak. Karbohidrat misalnya; bisa dari gandum, kacang-kacangan, biji-bijian atau umbi-umbian. Biasa disebut karbohidrat kompleks. Untuk protein bisa dari daging, ayam, ikan telur, susu murni, tahu dan tempe. Sedangkan lemak bisa didapat dari tumbuhan maupun dari hewan.

Sedangkan yang termasuk mikronutrien adalah vitamin (yang larut dalam air dan lemak) dan mineral. Mikronutrien diperoleh dari luar tubuh seperti dari makanan dan suplemen karena tubuh tidak mampu memproduksinya dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Walau dibutuhkan tubuh porsinya sedikit tapi mikronutrien ini penting bagi tubuh.

Semenjak gue kena thyphoid itu, asupan makro dan mikro nutrisi ini selalu gue jaga. Slogan you are what you eat menurut gue benar adanya. Karena apa yang masuk ke dalam tubuh kita itu memengaruhi untuk jangka panjang. Kebanyakan penyakit yang diderita manusia pada umumnya sumber utamanya biasanya dari makanan.

Salah satu minuman yang selalu gue minum belakangan ini adalah Herbadrink. Pilihan gue adalah Sari Temulawak. Ini adalah minuman tradisional yang sering kita jumpai dijajakan sama penjual jamu.


Herbadrink Sari Temulawak ini diproduksi tanpa pengawet. Bahkan sugar free. Maksudnya bebas gula pasir yang kalorinya tinggi itu. 100 gram gula pasir itu kalorinya sekitar 400kal. Bayangkan yang pada demen minum teh, kopi, soda yang ada gula pasirnya. Setiap hari berapa banyak kalori yang masuk ke tubuh? Ratusan~

Pemanis dari Herbadrink Sari Temulawak berasal dari Sukralossa, yakni pemanis buatan tanpa kalori. Sukralosa ini tidak memiliki efek jangka panjang pada tubuh. Jadi aman dikonsumsi setiap hari.

Well, kenapa gue memilih Herbadrink Sari Temulawak? Karena SariTemulawak ini bermanfaat untuk memelihara fungsi hati, meningkatkan daya tahan tubuh serta memperbaiki fungsi pencernaan.

Sebagai yang sudah pernah kena thyphoid, Sari Temulawak ini sangat membantu banget. Gue tidak perlu terlalu khawatir jika daya tahan tubuh gue menurun trus gue akan sakit lagi. Buktinya, selama 10 bulan gue aktif ngegym dan rajin minum Herbadrink Sari Temulawak, daya tahan tubuh gue baik-baik saja.    


Sabtu, 06 Oktober 2018

GIPTI di BSD City

Sebagai warga Cisauk, tentulah lebih mudah bagi gue untuk mengaku sebagai warga BSD ketika berkenalan dengan orang lain  dan ditanya di mana tempat tinggalnya. Ini tentu saja didasari dengan berbagai alasan. Salah satunya, biar dianggap anak kota. Cisauk sudah cukup lama termasuk dalam jajaran salah satu tempat yang di-bully karena lokasinya dulu terkenal sebagai negeri antah berantah.

Siapa sih penduduk Tangsel yang nggak mau mengaku sebagai anak BSD sekarang ini? Lihat saja perkembangannya sekarang. Wagelaseh. Semua-semua ada di BSD. Mau nyari hunian nyaman, mall, sampai tempat berolahraga ada di sini. Bahkan di BSD digadang-gadang bakal menjadi Sillicon Valley-nya Indonesia. Yang kerja di dunia digital pasti tahulah ini apa.

Selain akan dibangun Digital Hub, pada tanggal 4 Oktober Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau dikenal dengan Puspitek, bekerja sama dengan Sinar Mas Land menggelar acara peletakan batu pertama atau bahasa kerennya groundbreaking dari GIPTI.


GIPTI ini apa? GIPTI singkatan dari Galeri Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Inovasi. Lokasinya ya ada di BSD City, nggak jauh dari ICE. GIPTI ini akan menempati area milik Puspitek-Kementerian Riset yang sudah 40 tahun hanya menjadi lahan tidur saja. Luasnya sekitar 15 Ha. GIPTI diharapkan akan menjadi show case dari kemajuan inovasi dan juga teknologi terapan terkini. Bisa menjadi tempat pemberdayaan dan edukasi masyarakat juga di bidang IPTEK, dan juga tempat pemasaran bagi UKM dan startup berbasis teknologi.

Menurut Menristek Muhammad Nasir, yang juga ikut hadir dalam kesempatan groundbreaking ini, GIPTI ini telah digagas sejak taun 80-an. Diharapkan dengan dibangunnya GIPTI bisa menjadi kawasan technopolis yang menjadi pusat pelatihan bagi SDM industri. Gagasan dari Menristek sendiri, salah satunya adalah one professor one thousand student dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran jarak jauh. Gagasan ini sudah dilaksanakan di banyak negara maju. Indonesia sudah berencana membangun classroomless sehingga belajar bisa di mana saja.  


Senada dengan itu, Christopher Siswanto Adisaputro, selaku CEO Strategic Land Bank Sinar Mas Land, mendukung pembangunan GIPTI di BSD City karena sekarang ini BSD tengah bertransformasi menjadi integrated smart digital city. Kehadiran GIPTI dapat memperkaya ekosistem di BSD khususnya di sektor teknologi dan riset dan bisa menjadi talent pool bagi sejumlah perusahaan yang nantinya akan ada di kawasan Digital Hub. Diharapkan juga, dengan adanya GIPTI banyak pihak lintas sektor bisa saling berkolaborasi agar bisa mewujudkan Indonesia yang lebih maju lagi di industri yang berbasiskan teknologi.

Pengembangan dari GIPTI sudah sesuai dengan program pengembangan National Science & Technology Park (NSTP) Puspitek. Nantinya akan ada 5 zona seperti Zona Penerima, Zona Display dan Zona Pengembangan Kewirausahaan, Zona Penelitian, dan Zona Kawasan Ruang Terbuka Hijau. GIPTI juga akan dilengkapi dengan  Gateway Park, Techno Park, dan Lake Park.

Ada tiga tenant yang sudah sepakat untuk bergabung dalam pembangunan GIPTI ini, yaitu Purwadhika, Walden Global Service, dan Rumah Kreatif Jogja. Dalam acara groundbreaking kemarin, para pihak yang terlibat dan juga tenant ikut menandatangani MOU bersama.


Gue sih berharap pembangunan GIPTI dan juga Digital Hub di BSD City sesegera mungkin terlaksana. Biar gue bisa secepatnya juga mengenalkan ke anak-anak gue apa saja yang bisa mereka ketahui tentang ilmu pengetahuan, teknologi dan juga inovasi yang sedang berkembang saat ini. Dan dengan bangga juga gue bisa bilang ke mereka kalau negara kita nggak kalah hebat dengan negar-negara maju lainnya.  

para blogger #SatuBSD
     


  

Wagelaseh, Kamu Warbiasyak!





Sebagai Generasi 90-an, gue tumbuh besar dengan mendengar banyak lagu anak-anak. Sebut saja Trio Kwek-Kwek, Joshua, Cikita Meidy, Maissy, Cindy Cenora, Agnes Monica dan banyak lagi. Era 90-an ini semacam era emas bagi anak-anak karena disuguhi banyak sekali lagu anak-anak juga. Ketika gue sudah beranjak dewasa, tidak banyak atau bahkan hampir tidak pernah mendengar lagu anak-anak lagi. Ini gue-nya aja ya, bukan berarti produksi atau penyanyi anak-anak sudah nggak ada. Apalagi ketika gue sudah menikah dan punya anak, gue sudah nggak tahu lagi siapa penyanyi cilik yang terkenal di masa sekarang. Lagu anak-anak yang gue tahu untuk zaman sekarang aja Cuma Baby Shark. Don’t judge me.

Sampai akhirnya pada tanggal 3 Oktober kemarin gue ke ICE dan menghadiri press conference dari seorang penyanyi cilik bernama Neona.


Nama lengkapnya Anodya Shula Neona Ayu atau dikenal sebagai Neona, duh panjang yes namanya. Neona ini adik dari Naura. Hayo, siapa yang kenal Naura? Gue sih jujur pakai banget nggak kenal juga. Tapi ternyata ketika googling, mereka ini penyanyi cilik yang terkenal di masa sekarang bahkan sudah main di sebuah film berjudul Naura & Genk Juara.  

Neona ini mencuri perhatian publik ketika tampil menggemaskan di konser tunggal sang kakak, tahun 2015 kemarin. Sejak saat itu, Neona mulai dikenal banyak penggemar. Di usia yang sudah menginjak 9 tahun, Neona sudah mengeluarkan 5 buah single. Di antaranya; Ada Neik, Ada Deh, Sisters, Langit yang Sama, dan yang terbaru saja dirilis kemarin itu, Warbiasyak.

Di lagu terbaru ini, Neona berkolaborasi dengan Musisi sekaligus Youtuber ternama, Ananta Vinnie. Lagu Warbiasyak ini adalah lagu yang kaya akan jargon-jargon kekinian yang catchy semisal kata; wagelatseh, neruga, omagah, sampai warbiasyak. Well, kesannya ibarat lagu yang dinyanyiin anak Jaksel banget. Ehe he. Tapi sebagai first impression, gue suka dengan lagunya. Liriknya lirik positif yang mendorong anak-anak agar bisa percaya diri.


Ini menjadi kolaborasi pertama Neona dalam merilis single-nya. Dari pihak Neona sendiri, sudah lama sekali ingin berkolaborasi dengan Ananta Vinnie. Dan ketika diperkenalkan dengan musik Neona, Ananta Vinnie langsung memberikan salah satu beat yang dia punya dan langsung disukai oleh Neona.

Ananta Vinnie sendiri merasa takjub dengan kolaborasinya kali ini. Dia sudah sering berkolaborasi dengan banyak artis, salah satunya Rich Brian dalam lagu terpopuler yang membawa namanya menjadi salah satu rapper Asia terkenal, yaitu “Dat Stick”. Ananta sempat khawatir dengan kolaborasi ini karena Neona masih kecil, dia berpikir kalau proses rekamannnya akan susah dan lama. Nyatanya, apa yang dilakukan Neona melampaui ekspektasi Ananta. Rekaman dimulai dari jam 8 malam bisa selesai jam 11 malam. Artis dewasa saja butuh durasi yang lebih lama dari itu.

Lagu Warbiasyak sedikit berbeda dengan single Neona yang lainnya karena di sini Neona juga ngerap. Selain memakai jargon-jargon kekinian, cara ngomong Neona di lagu ini juga dibikin pakai logat yang unik.


Karena gue sudah dengar bahkan melihat sendiri penampilan Neona di atas panggung. I must admit it, this kid really has a talent.


Nah, kalau kalian penasaran dengan single Warbiasyak ini, lagunya sudah bisa didengarkan di digital streaming platform mana saja. 



Rencananya, lagu ini juga akan dibawakan saat Konser Dongeng 3 yang akan dilaksanakan di ICE BSD tanggal 6 Oktober 2018. Which is hari ini. Dalam konser ini Neona akan tampil ekstra dan berbeda dari konser sebelumnya. So, don’t miss it guys!

mombloggercommunity





       

Rabu, 26 September 2018

Mari Lawan Filariasis dalam Bulan Eliminasi Kaki Gajah

Tidak banyak yang tahu kalau setiap bulan Oktober itu dijadikan sebagai Bulan Eliminasi Kaki Gajah. Tahun ini bahkan sudah masuk ke tahun keempat POPM atau Pemberian Obat Pencegahan Massal penyakit kaki gajah. Heu?


Kurangnya berita dan informasi tentang ini makanya tidak ada awareness dari masyarakat, termasuk gue. Gue saja baru tahu info ini kemarin, 24 September 2018, saat diundang Kemenkes RI dalam acara temu blogger. Padahal penyakit kaki gajah ini adalah penyakit menular dan bisa menyebabkan cacat permanen bagi penderitanya. Mana penyebaran penyakitnya juga sangat mudah, lewat nyamuk sebagai vektor.

Yang bikin syok adalah, cacing filaria ini ada di dalam tubuh manusia. Manusia lah inang dari penyakit ini. Yang akan berubah menjadi penyakit kaki gajah karena nyamuk. Jadi, ketika cacing ini bertelur maka telur-telurnya akan masuk ke dalam pembuluh darah, lalu ketika digigit nyamuk, nyamuk akan mengisap darah orang yang mengandung telur cacing ini. Di dalam tubuh nyamuk mikrofilaria berkembang dan ketika transfer ke tubuh orang lain lewat gigitan nyamuk lagi, orang tersebut akan mengalami fase elephantbases 6-12 setelah mikrofilaria masuk ke tubuhnya.

Di Indonesia saja ada 23 jenis nyamuk yang semuanya bisa transfer mikrofilaria dari orang pembawa cacing filaria ke orang sehat. Kaget? Well, you should. We should.

Awareness dari masyarakat terjadi karena tidak banyak yang mendengar tentang penderita kaki gajah di sekitarnya. Padahal Indonesia termasuk negara endemik penyakit ini. Bahkan jika dikerucutkan lagi, ada 236 Kabupaten/Kota endemis Filariasis (penyakit kaki gajah) ini. Itu banyak sekali. Di Jabodetabek saja, beberapa kota termasuk tempat tinggal gue sekarang ini termasuk daerah endemis. Pusat endemis terbesar adanya di daerah Jawa Tengah. Duh.




Para penderita kaki gajah tentu saja lebih banyak memilih tinggal di rumah atau diasingkan keluarga karena stigma sosial yang salah kaprah di masyarakat. Misalnya, penderita kaki gajah stadium III ke atas dianggap masih akan menularkan penyakit ini. Yang sebenarnya adalah, cacing filaria di dalam tubuh mereka justru sudah lama mati seiring perubahan tubuh yang drastis pada penderita.

Bagaimana pencegahan penyakit ini?
1. 
        Menghindari gigitan nyamuk dan memberantas nyamuk penular. Misalnya dengan rajin membersihkan tempat-tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk, memakai obat nyamuk, atau tidur menggunakan kelambu.

2.                      POPM atau Pemberian Obat Pencegahan Massal penyakit kaki gajah.

POPM memiliki fungsi ganda, yaitu: mencegah filariasis dan mencegah cacingan. Cacing di sini adalah cacing filaria tentu saja. Karena cacing filaria berbeda dengan cacing yang biasa diderita anak-anak.

Tujuan dari POPM ada dua. Pertama, menurunkan kadar mikrofilaria di dalam darah sehingga tidak ada lagi penularan, walaupun POPM filariasis sudah dihentikan. Kedua, semakin banyak masyarakat yang minum obat, semakin besar peluang untuk memutuskan rantai penularan.

Hanya saja ada beberapa kejadian umum yang akan terjadi usai meminum obat POPM ini, misalnya sakit kepala, mual, muntah dan demam. Yang perlu diketahui adalah, manusia yang meminum POPM dan mengalami gejala efek samping diindikasikan membawa cacing filaria di dalam tubuhnya. Jadi obat itu bereaksi pada cacing. Jika tidak ada reaksi imun maka manusia tersebut bukan inang.

Lalu bagaimana jika sudah tertular filariasis?

Ketika masuk pada Stadium I dan II, jika penderita melakukan pengobatan berkala dengan baik maka penderita akan sembuh. Tapi jika sudah masuk pada Stadium III menuju stadium VII, sangat disayangkan karena penderita akan mengalami cacat permanen seumur hidupnya.



Penyakit kaki gajah ini tidak bisa dioperasi akibat banyaknya jaringan limfe. Oleh karena itu diperlukan kesadaran masyarakat untuk bisa mengetahui tentang sebab akibat dari penyakit ini. Semakin banyak yang tahu, semakin baik untuk melakukan pencegahan.


Kementerian Kesehatan mengimbau agar masyarakat mau untuk ikut serta dalam POPM di bulan Oktober nanti. Seluruh lapisan masyarakat tidak terkecuali. Karena kalau hanya setengah-setengah sama saja bohong. Rantai penularan tidak akan terputus. POPM dilakukan satu tahun sekali selama lima tahun. Dengan begitu, diharapkan pada tahun 2025, negara kita ini sudah bebas dari penyakit kaki gajah.

  




Minggu, 23 September 2018

Karena Sukses Tidak Hanya Sekadar Mimpi Saja

Gue suka iri dengan perempuan-perempuan yang masih muda tapi sudah sukses dalam hidupnya. Sukses karena masih belia tapi sudah bisa menentukan prioritas dalam hidupnya. Orang bisa sukses karena dia sudah tahu akan melakukan apa dalam satu langkah ke depan. Beda dengan gue yang baru melangkah eh udah kesandung. Sampai gue umur segini (tidak untuk dibahas), gue belum yakin prioritas gue itu apa selain keluarga.

Oke lah ya, keluarga seharusnya menjadi pendorong terbesar. Kata kecenya sih, support system. They are my support system. Gue bisa sampai bisa begini sekarang ini ya karena mereka. Hanya saja, ketika gue menaruh prioritas berdasarkan sebuah tuntutan, rasanya gue nggak beda dengan sebuah robot.

Gue jelas punya mimpi. Gue sudah sering bercerita tentang mimpi-mimpi gue. Tapi sampai saat ini rasanya mimpi gue belum membawa gue ke arah yang gue mau. Apa mimpi gue terlalu berlebihan?

Pada tanggal 20 September kemarin, gue mendapat kesempatan untuk hadir dalam acara Woman Talk. Futri Zulya Savitri, pendiri dari Kids Republik, CEO & Founder of PT. Batin Medika Indonesia, dan juga Z Beauty berbagi kiat suksesnya.


Gue iri banget sama Mbak Futri, udahlah masih muda eh sudah bisa sukses dengan banyak bisnis yang dia pegang sendiri. Namanya juga manusia yekan, iri dan dengki selalu ada. Bedanya gue irian tapi dengan maksud positif. Iri untuk memotivasi diri sendiri.

Mbak Futri ini sejatinya seorang womenpreneur. Kalau dengar kisahnya dia membangun bisnisnya, dia sudah jatuh bangun dulu sebelum sukses seperti sekarang ini. Yaiyalah ya, di mana-mana namanya orang sukses memang harus melewati pahit kejamnya kehidupan sebelum kemudian bangkit dan membuktikan kalau dia bisa. Sama kayak Mbak Futri ini.

Bincang-bincang dengan Mbak Futri ini dilakukan bersama Mbak Ani Berta, Founder Indonesian Social Blogger. Percakapan yang mengalir selama dua jam memberi gue banyak masukan. Karena walau gue sama sekali nggak tertarik dengan dunia bisnis tapi banyak ilmu yang bisa gue ambil.


Mbak Futri membagi beberapa tips agar bisa menjadi seorang womenpreneur:

 What is Your Passion
 You Can’t Do It All
3.      Bussiness Planning & Do Your Research
4.      Execute
5.      Innovation & Follow Market Trend
6.      Pemisahan Bugdeting Rumah Tangga & Bisnis

Ada beberapa poin sih yang ngena ke gue dari ilmu yang diberikan Mbak Futri semisal;

You can’t do it all
Perempuan selalu dikenal sebagai makhluk yang multitasking. Apalagi ketika menjadi seorang ibu. Beuh, the power of emak-emak. Seakan ketika lu menjadi seorang ibu, lu harus bisa semua. Orang-orang berpikir kalau seorang ibu pasti bisa melakukan semua seorang diri sehingga nggak butuh bantuan. Padahal ibu-ibu juga masih manusia biasa bukan setengah dewa. Masih bisa capek, masih bisa nangis, masih bisa sakit. Hanya saja banyak lupa tentang itu.

Selalu berinovasi
Ini agak susah sih, karena gue selalu menganggap diri gue itu nggak kreatif. Tapi ketika gue ingin berkembang tentu saja gue harus berpikir kreatif. Gue harus berinovasi. Kalau gue ingin mimpi gue berkembang, gue nggak boleh hanya berada pada titik nyaman saja.

Punya Perencanaan Keuangan
Gue akui, ini yang paling berantakan sampai saat ini. Entah gue harus salahin siapa, ujung-ujungnya sih diri sendiri. Gaji masih suka habis tengah jalan, keuangan masih kurang sehat, jumlah kekayaan nggak nambah-nambah dan banyak lagi problematika pelik masalah rakyat jelata lainnya. Mbak Futri memberikan beberapa tips tentang perencanaan keuangan ini secara sederhana. Ya karena Mbak Futri bisa sesukses sekarang artinya it really works. Semoga sih benar-benar bisa gue praktekkan. Ya, semoga.





Selasa, 18 September 2018

DONOR DARAH UNTUK KEMANUSIAAN #AksiSehatCeria


Gue punya hubungan love and hate relationship dengan jarum suntik. Semacam menikmati ketika jarum masuk ke kulit tapi agak ngeri ketika melihat jarum tersebut ditusuk ke area tertentu di badan gue. Aneh ya. Masokis tapi takutan.

Kalau dihitung sejak kecil sudah tidak terhingga berapa kali gue disuntik. Dari suntik imunisasi, suntik tetanus karena dilempar garpu di kaki sama kakak gue sewaktu masih kecil, suntik infus ketika lahiran, sampai donor darah.

Btw, kapan kalian terakhir kali donor darah?

Dok: DokterSehat

Kalau gue mungkin sekitar tahun 2006. Duh, sudah agak rancu ingatan karena sudah terlalu lama. Makanya gue lupa sudah berapa kali donor darah. Lebih dari 10x mungkin. Biasanya dulu itu, gue datang ke salah satu universitas negeri yang ada di Manado yang kebetulan sedang mengadakan kegiatan donor darah.

Semenjak gue menjadi warga Tangerang, belum ada jodoh sekali pun untuk mendonorkan darah. Padahal di medsos, khususnya Twitter sering wara wiri orang-orang yang ngetwit butuh darah. Entah karena waktunya nggak pas atau lokasinya kejauhan.

Sabtu kemarin, tanggal 15 September. Berlokasi di Ciputra Medical Center, Lotte Shopping Avenue, gue akhirnya mendapat kesempatan lagi untuk donor darah. Gue datang sebelum jam 10 pagi. Langsung daftar, kemudian dicek tekanan darah, dan tes HB. Puji Tuhan semuanya memenuhi syarat. Gue hanya perlu menunggu sebentar sebelum akhirnya rebahan di tempat yang sudah disediakan untuk diambil darah oleh petugas yang sudah stand by.  





Acaranya sih bukan hanya sekadar donor darah saja, ada talkshow tentang Health Talk bareng Dokter Sehat juga. Materinya menarik karena ada praktisi kesehatan yang menjelaskan tentang pentingnya nutrisi yang kita konsumsi setiap hari. Makanan apa yang bisa membantu menurunkan berat badan. Atau kenapa sih sudah atur pola makan tapi beratnya nggak turun-turun juga.

Dok: BloggerPerempuanNetwork

Setelah itu ada pembicara dari @blood4life yang ikut menjelaskan mengapa kita perlu untuk donor darah dan ternyata produksi darah di PMI saat ini baru mencapai  4,6 juta kantong pertahun. Ini sedikit sekali karena yang membutuhkan jauh lebih banyak.

Dok: BloggerPerempuanNetwork
Acara aksi sehat kemarin itu kerjasama antara Dokter Sehat dengan Indonesia Digital Asset Exchange (Indodax), Ciputra Medical Center (CMC), dan Blood for Life Indonesia (Blood4LifeID) dalam rangka memperingati hari Palang Merah Indonesia (PMI) yang jatuh pada tanggal 17 September sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Mengenai Indodax, mungkin banyak yang belum tahu. Gue juga. Indodax adalah platform untuk membeli dan menjual Digital Asset seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, dan lain sebagainya. Digital Asset bisa dibeli menggunakan Rupiah atau Bitcoin. Indodax menyediakan sistem yang mudah, cepat, dan aman untuk melakukan transaksi Digital Asset. Acara yang diberi nama #AksiSehatCeria kemarin itu merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) Indodax bersama Dokter Sehat dalam rangka memperingati Hari PMI serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat serta berbagi untuk kemanusiaan.

Setelah makan siang, beberapa orang yang belum sempat donor darah sebelum acara langsung mendaftarkan diri dan dicek. Sayangnya ada beberapa teman gue yang nggak bisa donor dengan berbagai kendala; darah rendah, darah tinggi, HB rendah, dsb.

Setelah donor darah selesai kami diajak berkeliling Ciputra Medical Center. Jika biasanya konsep dalam mal adalah tempat makan, arena permainan dan berbelanja. Ciputra Medical Center hadir di mal untuk menawarkan konsep kesehatan. Jadi pengunjung mal bisa sekalian check up setelah habis berbelanja atau bersantai di mal.

Layanan kesehatannya ada cukup banyak, mulai dari dokter umum dan spesialis, akupuntur, andrologi, fisioterapi, gigi, sampai skinesthetic. Kalau yang mau coba diperiksa silakan ke Lotte Avenue Lantai 5.

Oh iya, bagi yang hobi menulis blog. Dokter Sehat mengadakan lomba blog #AksiSehatCeria yang berlangsung dari tanggal 15 September – 16 Oktober 2018 dengan hadiah jutaan rupiah.


Caranya, cukup ceritakan gaya hidup sehat dalam 500 kata di blog, kemudian share ke media sosial dan submit ke sini: Info lebih jelas bisa langsung dilihat di http://bit.ly/blogsehatceria

Info lebih jelas bisa langsung dilihat di www.doktersehat.com/blogsehatceria

Jangan sampai ketinggalan!