Monday, February 3, 2020

Natal dan Kunci Taong 2019 Bersama KKK



11 tahun merantau dan tinggal di Tangerang, selama itu saya belum pernah hadir di acara kerukunan yang berasal dari daerah kelahiran saya sendiri, Sulawesi Utara. Bukan karena malas bersosialisasi, hanya saja semakin ke sini prioritas dalam bersosial memang saya kurangi. I think I turn myself from an extrovert into ambivert.

Sampai akhirnya saya pergi ke acara Natal dan Kunci Taong 2019 yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Kawanua. Bagi yang belum tahu, kawanua sebutan bagi sesama warga yang berasal dari Sulawesi Utara. Hadirlah saya di sana, tanggal 1 Februari 2020.




Loh, kok merayakan Natal di awal tahun 2020? Ya karena penyelenggaraannya dibarengi dengan penutupan tahun 2019. Ini sudah menjadi kebiasaan dari masyarakat Sulawesi Utara, baik yang berasal dari suku Minahasa mau pun Sangihe. Kebiasaan tutup tahun sebelumnya memang selalu diadakan di awal tahun berikutnya. Jika di Minahasa disebut Kuncikan maka di Sanger disebut Tulude. Sama-sama prosesnya untuk menutup tahun lalu dan berharap bisa berjalan di tahun yang baru dengan penyertaan Yang Maha Kuasa.

Mungkin karena apa-apa semua selalu disyukuri, masyarakat Sulawesi Utara lekat citranya sebagai masyarakat hedonisme. Senang berpesta dan hura-hura. Menurut saya, we’re just living our best lifes sambil mengucap syukur kepada Sang Pencipta. Nothing’s wrong with that. Selama konsepnya masih mengarah ke hal yang baik kenapa harus dipermasalahkan? 

Acara Natal dan juga Kunci Taong ini ternyata secara umum sudah dilaksanakan sejak lama. Sebuah kegiatan mandatory turun temurun dari para pendiri dan anggota KKK. Agendanya memang pada saat Natal tapi kemudian dirangkaikan dengan Tahun Baru. Acara yang digagas ini tentu saja diharapkan menjadi wadah tolong-menolong bagi semua masyarakat Sulawesi Utara yang ada di perantauan bahkan juga bagi orang lain. Harapannya tentu saja agar masyarakat kawanua bisa menjadi sesuatu bagi bangsa Indonesia.

Tokoh-tokoh kawanua yang hadir hari itu juga terdiri dari para senior KKK bahkan juga tonaas. Ada Theo Sambuaga, AA Mangindaan, Brigadir Marsekal Muda Ronald Kasenda, dan lain sebagainya. Turut hadir juga Ketua Umum KKK, Ronny F. Sompie, didampingi Wakil Ketua KKK, Winston Tommy Watuliu dan Nova Rumondor selaku Bendahara Panitia Natal dan Kunci Taong 2019. Selain tokoh-tokoh besar tersebut para artis dan talent dari kawanua juga turut serta. Semua hadir untuk meneruskan tradisi sejak dulu kala.


Tema yang dipilih adalah “Menjadi Sahabat Bagi Semua Orang” didasari atas filosofi masyarakat kawanua sebagai masyarakat perantau. Ada baiknya tidak hanya menjadi berkat di tanah kelahiran tapi juga di tanah rantau. 

Yang saya perhatikan, undangan yang hadir bukan hanya masyarakat kawanua saja tapi juga lintas agama dan komunitas. Saat saya tiba di MGK mall saya berpapasan dengan beberapa kelompok tunarungu. Kami berada dalam satu lift. Hanya saja saya terlebih dahulu harus ke ruangan VIP sementara mereka langsung masuk ke ballroom.

Hal yang mungkin terasa aneh bagi saya adalah saat saya tiba di dalam ballroom dan semua berbahasa Manado. Selama ini saya hanya menggunakan bahasa Manado bersama suami di rumah atau ketika main ke rumah gembala gereja. Tapi benar-benar berada satu ruangan dan 90% semua berbahasa Manado rasanya sureal. It feels like you are home but you are not.



Soal konsep acaranya juga. Sejak awal dimulai euforia dan kebanggaan akan Sulawesi Utara begitu kental terasa. Okay, now it really feels like home. I almost cried di bagian para penari masamper muncul dari bagian belakang kemudian berjalan maju sampai ke atas panggung sambil menyanyikan lagu “Bersyukurlah”

I was raised with this tradition since a kid. Warga Bitung yang kebanyakan para masyarakat Nusa Utara dan keluarga saya juga berasal dari sana, terbiasa dengan masamper dalam setiap acaranya. Jadi wajar kalau melihat penampilan apik para penari masamper di atas panggung membuat saya sentimental. 

Walau pun acaranya ngaret dari jadwal yang disebarkan, over all semua yang tergabung di dalam acara hari itu; mulai dari panggung, musik, konsep, sampai para pengisi acara benar-benar tampil totalitas. Kapasitas gedung yang bisa diisi oleh 5000 orang hampir penuh sesak.  

Semoga kedepannya Kerukunan Keluarga Kawanua menjadi wadah yang semakin solid dan terus bersinergi memberikan yang terbaik. Bukan hanya menjadi contoh baik di dalam kerukunan tersebut tapi juga antar kerukunan yang lain. 

Karena masyarakat kawanua adalah masyarakat “sitou timou tumou tou”

Tuesday, January 28, 2020

Mudahnya Menjadi Jutawan dari SOBATKU


Jumat, 24 Januari 2020. Hari masih pagi sekali ketika saya sudah menjadi bagian dari para anker (anak kereta) yang terburu-buru untuk berangkat kerja. Kereta pagi itu cukup padat namun masih menyisakan ruang untuk bergerak leluasa. Palmerah sudah mendung saat kaki saya menginjak stasiun tersebut. Sudah gerimis malah ketika saya menuruni JPO-nya.

Taksi online yang saya pesan untungnya datang dengan segera sebelum baju saya kuyup dan dandanan saya luntur. Saya tiba di Sampoerna Strategic Square kala hujan makin deras. Masih pukul 08.30 dan lalu lalang para pekerja atau pengunjung tak lengang memasuki gedung. Yang saya notis, satpam gedungnya sigap dan ramah.

Pagi itu rencananya saya akan menghadiri acara Kumpul Sahabat Member KSP Sahabat Mitra Sejati dari SOBATKU. Sejujurnya saya baru tahu dengan aplikasi SOBATKU ini. Terlalu banyak aplikasi e-wallet yang bermunculan jadinya saya kurang update. Tapi pas saya tahu soal SOBATKU dan mengunduh aplikasinya. Ternyata aplikasi ini berbeda dengan aplikasi e-wallet kebanyakan.


SOBATKU adalah Tabungan Online Sahabatku dari KSP Sahabat Mitra Sejati. Ini adalah institusi keuangan yang dipimpin oleh pengurus profesional dan terpercaya serta didukung oleh Bank Sahabat Sampoerna. Bedanya aplikasi ini dengan e-wallet yang lain; Sobatku selain bisa untuk menjadi metode pembayaran transaksi digital sehari-hari bisa juga mengarahkan pengguna untuk terus menabung.

Benefit yang disediakan bagi para pengguna juga banyak:

1.      Jika ingin membuka rekening cukup dengan mengunduh aplikasinya tanpa harus ke bank.
2.      Nomor HP sekaligus menjadi nomor rekening pengguna.
3.      Mau menabung atau tarik tunai bisa lewat Loket Sahabat Alfamart.
4.      Tidak ada biaya bulanan atau pun biaya administrasi.
5.      Transaksi untuk bayar dan beli juga lebih mudah dan murah.
6.      Bunga yang ditawarkan saat menabung juga menarik.
7.      Ini yang paling penting: UNDIAN TOTAL MILYARAN RUPIAH. Diundinya setiap bulan sepanjang tahun. 

      Grand Prize yang ditawarkan pertiga bulan ini adalah Undian 100JT dan Paket Umroh.

Nah, hari Jumat itu ketika saya datang pas banget lagi mau pengumuman Grand Prize yang diiming-imingi. Semua pajaknya bahkan ditanggung oleh SOBATKU.

Acara dimulai dengan opening dari MC yang memberikan informasi tambahan tentang undian dari SOBATKU. Kemudian ada sambutan dari perwakilan pengurus KSP SMS dan juga perwakilan dari Kementrian Koperasi dan UKM. Setelahnya ada pembukaan segel undian dari Dinas Sosial dan Kemensos.

Pengumuman pemenang hadiah jutawan dimulai dari pemenang undian 1 juta, 5 juta dan 10 juta. Lalu pengumuman Undian Grand Prize Sobatku Paket Umroh bagi 4 orang pengguna yang beruntung. Hari itu juga sekalian dengan pengumuman pemenang Stand Up Comedy Competition sekaligus penampilan dari para pemenangnya. Dan hadiah yang paling ditunggu adalah pengumuman pemenang Undian Grand Prize Sobatku 100 Juta. 

Pengumuman pemenang Undian 100JT

Bagi kalian yang sudah mendaftar menjadi nasabah tabungan online SOBATKU, jangan lupa juga mendaftar menjadi KSP SMS (Sahabat Mitra Sejati). Menjadi member KSP SMS juga memiliki banyak benefit, antara lain:

1.      Mendapatkan segala layanan yang disediakan oleh KSP SMS
2.      Mengikuti program undian bulanan dan grand prize berhadiah utama uang tunai 100 juta dan 4 paket umroh bagi 4 pemenang.
3.      Program bonus poin undian dan saldo dari SOBATKU.

Bagaimana cara mendaftar KSP SMS membership?
1.      Login aplikasi SOBATKU.
2.      Klik fitur “KSP SMS MEMBERSHIP”
3.      Klik “Daftar KSP SMS MEMBERSHIP”
4.      Klik tick mark konfirmasi telah membaca syarat dan ketentuan Anggota KSP SMS Membership.
5.  Upload foto tanda tangan basah kamu yang telah disiapkan terlebih dahulu di kertas. Klik LANJUTKAN.
6.  Klik OK sebagai konfirmasi pendebetan untuk Simpanan Pokok Rp10.000 dan Simpanan Wajib RP5.000 (Pastikan saldo kamu minimal Rp15.000 agar proses registrasi berjalan lancar)
7.      Kamu akan menerima kode OTP ke Nomor HP, masukan kode OTP tersebut lalu Klik OK.
8.     Kamu akan mendapat notifikasi “Selamat! Kamu sudah terdaftar KSP SMS Membership”
9.    Daftar Member KSP SMS selesai, kamu dapat melihat NOMOR MEMBERSHIP di menu homepage SOBATKU.
1.  Cek menu “MUTASI REKENING” akan mendapat pembayaran membership sebesar Rp15.000.

Undian SOBATKU ini karena diadakan setiap bulan dan sepanjang tahun, kamu bisa mendapat kesempatan menang jika tabungan kamu makin besar. Cara mendapatkan Hadiah Jutawan SOBATKU sangat mudah. Cukup dengan menabung Rp1.000.000. akan mendapat 1 Poin Jutawan untuk diundi, berlaku kelipatan dan bisa menang berkali-kali. Setiap kali kamu menabung Rp1.000.000 bisa mendapat cashback sebesar Rp.100.000.

Bagi setiap kota yang didatangi SOBATKU akan ada hadiah tambahan bagi warga lokal, yaitu 1 Paket Umroh tambahan (setara dengan uang tunai 25 Juta) dan 100 hadiah lainnya dengan total puluhan juta rupiah khusus bagi member KSP SMS yang berdomisili di kota dan provinsi terselenggaranya undian tersebut.

Kalian yakin nggak tertarik untuk mengunduh aplikasi ini? Bisa menabung untuk masa depan sekaligus bisa berpeluang menjadi JUTAWAN. Dan acara hari itu ditutup dengan penampilan manis dari Adera.

Adera


Untuk info lebih lanjut kunjungi:
Facebook: SobatkuID
Instagram: @Sobatku_ID
Twitter: @sobatkuid  
  
   

Sunday, January 26, 2020

Rusuh di Temen Kondangan

Saya tidak mengundang mantan ketika menikah. Pertama karena undangan terbatas. Kedua, nggak kepikiran juga siapa yang mo diundang kala itu karena semua diserahin ke keluarga. I met my husband in January, we’re dating on April, then married on August 2008. Iya, secepat itu hubungan saya sama dia. Padahal saya baru saja lepas dari 2 years toxic relationship with my ex. Seharusnya saya tahan dulu untuk memulai suatu hubungan, but the universe tell otherwise.



Belakangan di medsos selalu muncul video pendek para mantan yang diundang ke nikahan. Ada yang berakhir menangis, ada yang bikin kacau. Saya pikir keputusan saya tidak mengundang mantan itu hal yang tepat. Walau saya tahu mantan (mantan) saya tidak akan sedrama itu. Buktinya saya masih temenan hampir dengan semua mantan saya di media sosial—walau jarang sekali berinteraksi. Ya buat apa juga. I dont wanna give them hope karena sebagian kayaknya susah move on (?) 

Premis nikahan dan mengundang mantan ini menarik. Makanya MNC mengelaborasikannya dalam bentuk visual berjudul Temen Kondangan. Deretan sejumlah nama artis besar macam; Prisia Nasution, Gading Marten, Samuel Rizal, sampai Diah Permatasari bikin gaung film ini terasa menjanjikan.



Jumat, 24 Januari 2020 saya diundang untuk menghadiri press screening film ini. Sebagai pencinta film dan demen ke bioskop sejak masih kanak-kanak. Saya tidak menaruh ekspektasi apa-apa di film ini. Walau tetap ada harapan, semoga menghibur. Karena melihat dari poster film saja kesan komedinya kuat. 



Peran Prisia sebagai Putri adalah gambaran millenial saat ini; seorang influencer yang terlalu mementingkan komentar follower. Menjadikan medsos sebagai kamuflase semu dari kehidupan nyata. Saking terpengaruhnya dengan pendapat orang lain—yang bahkan asing. Sampai-sampai Putri memilih datang ke kondangan mantan. Pakai segala strategi siapa aja yang harus diajak biar terkesan sudah move on. 

Ide mengajak siapa inilah yang menjadi sumber bencana; niatnya mau ngajak siapa eh yang datang siapa. Niat datang salaman, bikin story, foto-foto trus pulang. Ini rencana awal, tapi seperti kata pepatah; manusia berencana mantan pula yang berkehendak. Dari mau ngajak Juna (Kevin Julio), keceplosan ngajak bos sendiri (Gading Marten), sampai akhirnya ketemu teman SMA si Yusuf (Reza Nangin).

Hal yang saya notis, baru kali ini saya menonton film Prisia Nasution yang bergenre komedi. Kesannya? Sumpah lucu. She nailed it. Dari gesture dan logatnya sampai. Lalu Gading yang makin ke sini makin menunjukkan profesionalisme dan pengembangan karakternya. Samuel Rizal sendiri masih terkesan kuat sebagai karakter Adit dari karakter ikoniknya zaman saya masih awal kuliah. Saking ikonik, Samuel jadi crush satu kosan saya di masa itu. 

Ah, ada juga Diah Permatasari, Feby Febiola, bahkan ada cameo dari Lukman Sardi sebagai tamu undangan. Para aktor senior ini nggak usah ditanya ya aktingnya. Diah Permatasari sendiri masih awet banget. Gila ya, Si Manis Jembatan Ancol itu tontonan semasa sekolah and she doesn’t aging at all.

Kalau yang berencana nikah trus ada niatan ngundang mantan, mungkin bisa nonton dulu Temen Kondangan. Tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia tanggal 30 Januari 2020. Ps: sejak awal film sudah bikin penonton tertawa. Ada beberapa adegan di tengah yang cringe tapi diakhiri juga dengan komedi yang manis. 



Harus nonton? Oh harus, ini komedi awal tahun yang sangat menghibur. 


Friday, January 17, 2020

Natal, Kamu, dan Buket Bunga


Desember itu melankolis.
Sesederhana bau kue panggang yang tercium dari jendela rumah tetangga, sedingin semilir angin dalam hujan tipis-tipis yang membuatmu ingin berlindung di dalam selimut seharian, semeriah lampu kelap-kelip yang dinyalakan di pohon cemara setiap kali senja terbenam, dan seriuh lagu-lagu Mariah Carey yang menggugah rasa sentimental.


Dalam bulan Desember kue-kue kering beraneka jenis mulai dipanggang, ditata rapi dalam toples kaca, kemudian tutupnya dilakban, disimpan di lemari yang kuncinya disimpan secara rahasia. Berkerat-kerat botol dan kaleng minuman bersoda menumpuk di salah satu sudut ruangan. Kusen jendela dilepas dan mulai dibersihkan dari ujung satu ke ujung lainnya. Gorden yang sudah berbulan-bulan menggantung dan berdebu diganti gorden baru yang lebih segar dan ceria. Pohon cemara plastik yang masih kokoh yang biasanya disimpan di atas lemari atau di gudang kembali dikeluarkan dari dalam kardus. Dahan-dahannya dirangkai, dihias dengan lampu kelap-kelip dan gantungan lucu aneka bentuk, kemudian dipajang di salah satu sudut ruang tamu sehingga tampak cantik. Sesekali di siang hari lagu kompilasi Natal dari Mariah Carey diputar bergantian dengan lagu rohani.

Tanggal 24 Desember, jam 6 sore kaki-kaki bersepatu melangkah masuk ke dalam gereja. Kursi-kursi kayu panjang di dalam tidak akan terisi penuh tapi juga tidak sepi. Jam 9 malam ibadah selesai lalu semua kembali ke rumah masing-masing.

Tanggal 25 Desember, sejak subuh dapur rumah sudah berbau daging yang disemur, ayam yang digoreng, atau ikan yang dibakar. Tidak lupa sayur, kerupuk, puding, atau sup buah segar. Sebelum jam 9 pagi semua sudah tertata rapi di atas meja makan. Sebelum jam 9 juga semua penghuni rumah sudah selesai berdandan dan siap menuju gereja. Kali ini semua kursi ruah sampai ke luar gedung. Biasanya tenda-tenda dipasang dan berlusin-lusin kursi plastik ditata agar semua yang ingin beribadah hari itu kebagian tempat duduk walau tidak kebagian menonton penampilan dari choir atau vocal group.

Selesai gereja, tangan-tangan bersalaman, cium pipi kiri dan kanan. Bersukacita karena merayakan hari kelahiran sang Messias dan bersyukur karena para sanak saudara dari jauh datang berkunjung. Pulang ke rumah, makan siang dengan hidangan yang sudah disiapkan. Jelang beberapa jam berikutnya teman, tetangga, keluarga mulai berdatangan. Kue-kue kering dalam lemari dikeluarkan dan ditaruh di atas meja. Botol minum dan gelas ikut disajikan. Tamu silih berganti sampai tengah malam tiba.


Tanggal 26 Desember, ibadah hari kedua. Yang datang beribadah masih seramai hari pertama. Ketika pulang biasanya tidak langsung ke rumah, mampir ke rumah sanak saudara terdekat. Menikmati makan siang dan kue-kue keringnya. Lalu kaki akan berpindah ke rumah satu dan lainnya sampai kembali tengah malam menjemput.

Itu memori saya tentang Natal yang selalu saya jalani dalam 24 tahun selama tinggal dan besar di Bitung, Sulawesi Utara. Saya sudah meninggalkan kota kelahiran itu selama 11 tahun lalu. Kadang mengingat memori itu seperti mengeluarkan ingatan yang menyenangkan sekaligus menyesakkan dalam satu tarikan. Membuat saya bahagia namun sedih. Sebuah oksimoron.

Selama tinggal di ibukota hampir tidak ada kesan yang sama seperti kenangan masa lalu saya dalam merayakan Natal. Semua berjalan sangat cepat bahkan tidak berasa kalau itu adalah Natal. Masuk gereja sudah tentu, pulang ke rumah makan siang seperti menu makanan pada hari-hari biasa, tak ada hiasan pohon cemara mengingat space rumah tidak sebesar rumah di kota kelahiran, tak ada kue kering bahkan yang dibeli pun tidak ada karena tahu tidak ada yang akan datang. Tidak ada lantunan lagu Mariah Carey karena tidak ingin menjadi polusi suara bagi sekitar. Jika ada sedikit berbeda palingan kumpul keluarga di rumah tante sendiri, adik mama. Semua keluarga yang saya kenal hadir di sana. Menyanyi dan berdoa sebelum makan. Ngobrol sampai malam tiba. Lalu semua pamit pulang. Kadang jika hari masih dini, mampir ke mall dan melihat apa yang menarik di sana sebelum pulang ke rumah.

Natal tahun kemarin tidak jauh berbeda. Bedanya kali ini dihabiskan di hotel. Tidak pulang kampung tidak mengurangi rasa sukacita walau besar harapan ingin merayakan Natal di kampung saja. Sayangnya juga tidak ada kumpul keluarga karena salah satu ponakan harus diopname di rumah sakit akibat usus buntu.

Yang istimewa ketika sebelum berangkat ke hotel suami nyiapin sesuatu. Sebuah buket bunga berwarna ungu. Kumpulan bunga kering alyssum yang dirangkai ala buket biedermeier. Suami saya bukan tipikal pria romantis dengan aksi remeh seperti ini. Dia juga tidak pintar mengungkap apa yang ada di kepala dan dadanya kepada saya. Kata cinta juga baru sekali terlontar dari mulutnya. Padahal kami sudah menikah lebih dari satu dekade. Ibarat raga saya membutuhkan makanan, tapi jiwa saya juga butuh bunga dan dia menghadirkan itu. Saya menjura.


Hadiah bunga sudah menjadi tradisi lama di Eropa, Amerika bahkan Asia. Dari seni merangkai bunga ala Ikebana Jepang sampai menjadi dekorasi wajib bangsawan Eropa pada abad ke-18. Pada zaman Victoria saja bunga digunakan sebagai bentuk ekspresi menggantikan kata-kata yang tidak bisa terucap. Memberi hadiah bunga sebenarnya adalah sebuah kultur pembuat baper.   

Di setiap perayaan selalu ada bunga sebagai bagian dari selebrasi atau romantisasi sederhana. Bunga bisa menjadi kado istimewa saat ulang tahun, perayaan kelahiran, ucapan syukur, pernikahan, atau Natal.

Perempuan akan merasa istimewa ketika ada yang menghadiahinya bunga. Mau itu sekuntum atau sebuket. Lewat bunga, perasaan yang tidak terungkap bisa terbaca. Pemilihan jenis bunga juga sakral untuk menentukan momen dan perasaan. Satu jenis bunga bisa bermakna banyak hal.    

Tapi mungkin nggak usah menunggu ada yang memberi hadiah bunga bila ingin dianggap spesial. Menyenangkan diri sendiri bisa juga dengan membelikan diri sendiri hadiah sebagai bentuk apresiasi dan self love. Sekali saya pernah membeli buket bunga juga untuk diri sendiri karena saya bangga atas pencapaian saya kala itu. Rasanya tetap bahagia. Karena bahagia kita yang ciptakan bukan menunggu dari orang lain. Bahagia itu sukacita dari diri sendiri bukan barang hibahan.

Kalau kalian pengin menghadiahi diri sendiri, mau kode-kodean ke pasangan, atau mau jadiin parcel Natal dengan bunga, bisa intip dan pesan di Flower Advisor. Toko bunga online terlengkap yang pengirimannya bisa ke seluruh Indonesia. Nggak usah kuatir kalau tinggal di pelosok negeri trus mikir nggak bakal bisa ngasih hadiah buket bunga menarik. Bisa kok. Setiap orang pasti mau menciptakan momen. Dengan Flower Advisor kamu bisa kalian menciptakan momen tersebut. Tinggal pilih bunga yang diinginkan, tulis kata-kata yang menarik, kemudian kirim.
#BridgingtheDistance #FlowerAdvisor
      

Tuesday, December 24, 2019

Ribetnya Regulasi dan Birokrasi Bagi Pemenuhan Nutrisi Anak Berpenyakit Langka

Saya pikir saya tidak akan pernah siap menjadi seorang ibu. Saya selalu menganggap diri saya adalah free spirit, tidak ingin terikat secara fisik atau emosional dengan orang lain. Sampai akhirnya saya menikah lalu memiliki dua orang anak. Segala pemikiran saya otomatis berubah. 

Saya kemudian pernah berada di posisi kedua anak sakit dan salah satunya harus diopname di rumah sakit selama seminggu. Hati saya remuk. 

Hati remuk, dunia runtuh, perasaan luluh lantah mungkin terdengar klise tapi analogi tersebut gambaran seutuhnya ketika seorang ibu melihat anaknya sakit. Apalagi jika anak sendiri divonis penyakit langka. Pada perayaan 100 tahun RSCM di Istora Senayan, 21 Desember 2019 kemarin, Karina Astari, orang tua dari anak dengan penyakit langka sekaligus seorang ahli hukum berbagi cerita. 

Dua orang anaknya menderita Fenilketonuria atau phenylketonuria (PKU) yang adalah salah satu kelainan genetika yang langka. Sayangnya anak pertamanya meninggal setelah terdiagnosis penyakit langka Methylmalonic acidemia. Saat melahirkan anak kedua, bayinya mengalami dekompensasi pertama pada dua minggu pertama. Anak kedua Karina dinyatakan menderita penyakit yang sama dengan kakaknya. Namun susu formula khusus untuk anak dengan diagnosa Methylmaonic acidemia telah diterima sehingga anak kedua Karina bisa tertolong.

Dalam sebulan Karina dan suami harus mengeluarkan biaya kurang lebih sebesar 20 juta hanya untuk kebutuhan nutrisi anaknya. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan susu formula, mulai dari pengiriman melalui Amerika hingga proses pengiriman ke Singapura. Selain kesulitan mendapatkan susu formula, harga susu formula khusus penyakit langka sangat mahal per kalengnya saja bisa di atas satu juta rupiah. Hal ini tentu saja menyebabkan orang tua anak dengan rare disease harus was-was apabila pengiriman susu tidak tepat waktu.

Pemerintah sendiri telah menerbitkan peraturan Menteri Kesehatan No. 29 mengenai Penanggulangan Masalah Gizi bagi anak akibat penyakit, namun peraturan itu masih belum cukup kuat karena tidak ada petunjuk teknis dan komitmen implementasi dari pemerintah pusat dan daerah. Kebayang dong regulasi dan birokrasi yang ribet begini sangat menyusahkan orang tua dan anak yang menderita rare disease. 

Yang disayangkan, karena ribetnya birokrasi di negeri ini. Di Indonesia belum memiliki perusahaan susu sendiri yang bisa memproduksi susu formula yang membantu menyediakan susu formula khusus dengan mudah, tanpa prosedur panjang yang bisa mengakibatkan keterlambatan pengiriman yang beresiko. 

Penyakit langka memang tidak banyak kasusnya. Penyakit langka adalah penyakit yang mengancam jiwa atau mengganggu kualitas hidup dengan prevalens yang rendah yaitu kurang dari 2.000 pasien di Indonesia.  Jadi 1 dari 1.000 orang di Indonesia memiliki penyakit langka. Lebih dari 7.000 jenis penyakit langka yang telah diidentifikasi di mana sebagian besar (80%) penyakit langka disebabkan karena adanya kelainan genetika.
Seharusnya penyakit langka lebih mendapatkan perhatian khusus pemerintah karena anak dengan penyakit langka memiliki hak yang sama dengan anak normal lainnya.

Prof. DR. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Sp.A(K) menjelaskan pentingnya peranan nutrisi pada penyakit langka sebagai Pengobatan Utama (life saving) dan Pengobatan Penunjang yang mencegah kejang, mencegah gizi buruk/stunting, membantu kekuatan otot dan lainnya. 1.000 Hari Pertama Kehidupan menjadi kunci tumbuh kembang seorang anak, di mana 1.000 HPK adalah masa paling penting dalam pemenuhan nutrisi terbaik yang dapat mencegah terjadinya stunting. Anak yang stunting tidak hanya bermasalah dari ukuran tubuh tapi juga memengaruhi IQ yang tidak bisa lebih dari 90 atau berpeluang hanya bersekolah tidak sampai 7 tahun.

Pemenuhan nutrisi di 1000 HPK tidak hanya diperlukan bayi normal, tapi juga sangat diperlukan untuk 200.000 anak dengan penyakit langka. Yang sayangnya para orang tua mereka masih harus berjuang untuk mendapatkan nutrisi 1000 HPK melalui susu formula khusus yang harganya relatif tidak murah namun diribetkan dengan masalah regulasi dan birokrasi negeri ini.

Semoga dalam tahun-tahun ke depan pemerintah bahkan mungkin pihak swasta bisa bersinergi untuk saling memudahkan anak-anak berpenyakit langka untuk mendapatkan kehidupan yang jauh lebih baik. 

Semoga. 

Bagi para orang tua dengan anak-anak berpenyakit langka. Kalian luar biasa. 



Saturday, November 16, 2019

Generasi Millenial sebagai Generasi #BisaBanget


Banyak yang mungkin masih salah kaprah soal penamaan antar generasi. Anak-anak muda umur 20-an sekarang dianggap semuanya adalah generasi millenial, sementara saya yang umurnya sudah pertengahan 30 tahun ini sebenarnya masih termasuk ke dalam generasi tersebut. Pembagian generasi ini menurut salah satu research center; kelahiran 1981-1996 adalah generasi millenial.

source: www.pewresearch.org

Beberapa waktu lalu di media sosial sempat heboh pertikaian antar generasi, ketika salah satu jurnalis koran New York Times menyebut “OK Boomer” sebagai bentuk pendapat terhadap generasi kelahiran 1946-1964 yang memiliki pemikiran closed-minded terhadap generasi Z.

Bentuk glorifikasi antar generasi ini sebenarnya meluas di berbagai media sosial. Setiap generasi merasa superior dibanding generasi sebelum atau sesudahnya. Padahal semua generasi punya masanya masing-masing dan saling memengaruhi juga satu sama yang lain. Generasi millenial tidak akan ada kalau bukan karena generasi boomer atau generasi X. Begitu pun generasi selanjutnya.

Berbicara tentang generasi millenial yang adalah generasi muda sekarang ini pada usia produktifnya. Generasi ini adalah simbol dari mimpi tanpa batas. Di mana segala hal yang mungkin tidak terpikir akan menjadi pekerjaan di masa lampau, di generasi ini bermunculan profesi baru seperti vloggers, content creator, influencer, sampai ilustrator digital. Masa di mana, semua hal itu mampu menghasilkan benefit yang besar dan berperan penting seiring perkembangan dunia digital. Dulu pasti nggak bakal kepikiran kalau bikin gambar-gambar nyeleneh dikasih kepsyen nyeleneh bakal dapat duit kan? Atau ngebacot nggak jelas secara konsisten di media sosial eh bisa berdampak ke orang banyak trus diincar brand. Sekarang hal-hal kayak gitu udah umum bahkan jadi pekerjaan tetap. 

Wajar sih. Semua emang dimulai dari mimpi tanpa batas. Karena generasi millenial punya banyak mimpi, bebas berekspresi, dan berkreasi tanpa batas. Bear Brand menangkap semua itu sebagai generasi #BisaBanget. #BisaBanget adalah simbol yang mewakili semangat dan kreativitas anak muda saat ini. Mereka yang punya banyak mimpi dan berkreasi tanpa batasan.


Menurut William Utomo, salah satu enterpreneur millenial Indonesia, fenomena generasi millenial saat ini adalah generasi yang optimis dalam berkarya sepenuh hati. Mereka berkarya all out dan bekerja mengejar purpose. Menurut William juga, tidak benar jika generasi millenial disebut sebagai generasi yang gampang bosan. Asal mereka disediakan dengan purpose, apa yang harus mereka kejar, maka stereotype tersebut tidak ada.

Lain lagi menurut Ahmad Afid, Marketing Manager Ready to Drink Dairy Nestle Indonesia. Menurutnya walau generasi millenial agak-agak border ke generasi Z tapi generasi ini mampu untuk achieve something from something in the past, always positive and challenging. Generasi yang mampu melakukan semua walau punya temptation ke arah yang negatif.

Ada kata-kata dari Alamanda Shantika, Founder dan Presdir Binar Academy, yang agak menohok saya ketika dia berbicara tentang mimpi. Ada tiga hal yang dia bagi, yaitu;

-          Knowing your purpose
-          Knowing yourself first
-          Learn – Unlearn – Do it

Bagian Learn- Unlearn – Do it menurut saya ngena banget. Learn itu belajar terus selagi kita bisa. Unlearn adalah mengosongkan kembali ketika diri kita sudah penuh. Lalu Do it adalah lakukan yang mau kita gapai. Yang saya mau garis bawahi adalah bagian Unlearn, di mana sebagian besar umat manusia selalu menganggap diri superior dan mahatahu ketika tahu beberapa hal saja. Saya sering merasa seperti itu sih ketika saya belajar dan memperoleh pengetahuan baru. Padahal semakin kita belajar semakin kita menjadi bodoh.

dok: press conference playspace 

Tanggal 14 November kemarin, Bear Brand yang terkenal dengan Susu Cap Beruang memperkenalkan kampanye Generasi #BisaBanget untuk mendukung anak muda Indonesia dalam meraih mimpi dan harapan mereka. Nestle Bear Brand menghadirkan Generasi #BisaBanget Playspace yang terbagi atas dua bagian utama:

-          #BisaBanget Inspiration Rooms adalah kolaborasi antara Bear Brand dengan Haluu: terdiri dari 7 ruangan berbeda yang instagramable yang mengekpresikan Generasi #BisaBanget menggapai mimpi.

-          #BisaBanget Inspiration Classes menghadirkan berbagai sesi talkshow yang akan diisi oleh banyak anak muda inspiratif seperti; Nadia Soekarno, Jeje Soekarno, Intan Anggita, Aqsa Aswar, dan banyak lagi.

Pengalaman yang didapat ketika masuk ke dalam #BisaBanget Inspiration Rooms adalah manifestasi Bear Brand dalam kehidupan sehari-hari. Saya tentu saja sudah lebih dulu masuk ke dalam ruangan-ruangan tersebut. Rasanya kayak memiliki banyak kepribadian dengan berbagai mimpi.



Kalau kalian penasaran dengan #BisaBanget Playspace, datang saja ke Senayan City Mall, dibuka untuk umum sejak 15-24 November 2019. Jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan experience berbeda di sana.   



  




     

Thursday, November 14, 2019

Pentingnya Analisa Dini dan Nutrisi Agar Bayi Tidak Lahir Prematur


1 dari 7 bayi yang lahir di Indonesia terlahir prematur. Di seluruh dunia, setiap tahun ada 15 juta bayi terlahir prematur. Kalau pada belum tahu, kelahiran prematur itu penyebab kematian anak baru lahir tertinggi.

Komitmen Danone tidak hanya melalui inovasi produk tapi juga mengenai riset secara ilmiah dan pengembangannya di Indonesia. Salah satunya dengan terus memberikan informasi ke masyarakat tentang nutrisi yang berperan penting pada kesehatan seseorang. Tanggal 14 November kemarin dalam rangka menyambut Hari Prematur Sedunia yang jatuh pada tanggal 17 November nanti, Danone Indonesia menghadirkan diskusi tentang Upaya Pencegahan dan Tata Laksana Anak Prematur Agar Tumbuh Kembang Optimal.


Para narasumber yang diundang kemarin ada:
  1.       Dr. dr. Ali Sungkar, Sp.OG-KFM yang adalah Dokter Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fetomaternal dari RSCM.
  2.          dr. M. Azharry Rully S, Sp.A yang adalah Dokter Spesialis Anak Konsultan Neonatalogi dari RSCM.
  3.            Chyntia Lamusu yang adalah selebritas.

Terminologi saat ini sudah berubah kata dr. Ali Sungkar, kalau ada bayi yang lahir kurang dari 37 minggu atau 259 hari itu dianggap sebagai preterm.

Preterm sendiri terbagi menjadi tiga bagian:
  • ·         Late preterm
  • ·         Early preterm
  • ·         Postterm


Bayi yang lahir saat late preterm atau early preterm secara psikologis dan metabolisme belum matang dibanding bayi lahir sesuai usia gestasi. Peningkatan risiko kegagalan saluran pernapasan sangat besar di bayi yang lahir secara preterm karena organ dan sistem tubuh yang terganggu. Dampak lainnya bisa terjadi komplikasi, baik secara jangka pendek mau pun jangka panjang.   

Infeksi menjadi salah satu pemicu kelahiran prematur. Para ibu hamil sebaiknya segera memeriksakan diri atau berkonsultasi dengan ginekolog agar mendapat perawatan tepat waktu. Jika terjadi infeksi lalu koloni kuman diketahui maka penyebabnya bisa diobati.

Infeksi yang berhubungan dengan kelahiran preterm:
  • ·         Infeksi menular seksual
  • ·         Vaginosis bakterialis
  • ·         Infeksi saluran kemih
  • ·         Pneumonia
  • ·         Peritonitis
  • ·         Penyakit periodontal (gigi dan mulut)

Contoh lain adalah masalah keputihan, ini kadang sering disepelekan oleh perempuan. Penggunaan cairan pembersih atau pantyliner bisa membuat kondisi vagina lebih lembap dari kondisi normal. Vagina tidak perlu bersih-bersih amat karena kuman di area tersebut membantu menjaga agar kondisi pH tetap terjaga.

Agar tidak terjadi persalinan preterm ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
  • ·         Harus ada analisa faktor risiko untuk deteksi dini
  • ·         Adanya pencegahan kontraksi
  • ·         Penyediaan transportasi ke RS dengan layanan NICU
  • ·         Perawatan bayi di NICU harus 1:1

Tantangan dalam merawat anak prematur sebenarnya sama dengan bayi lain pada umumnya, hanya memang perlu lebih spesifik dan intens. Yang perlu diperhatikan ada tiga hal:
  • 1.      Stabilisasi; bagaimana membuat bayinya tetap bernapas.
  • 2.      Transisi; bagaimana caranya agar bayi tetap tumbuh
  • 3        Lanjutan; ketika bayinya dibawa pulang

Pentingnya kerjasama orang tua dalam merawat bayi prematur sangat berpengaruh pada tumbuh kembangnya. Hal-hal kecil yang membuat si bayi merasa nyaman dampaknya besar dalam perkembangannya. Sentuhan lembut dari orang tua saja bisa memengaruhi denyut nadi si bayi.

Dokter Azharry menyarankan dalam 6 jam pertama kehidupan baiknya semua bayi, konteksnya ketika dirawat harus mendapatkan kolostrum karena memiliki protein dan antibodi yang tinggi. Yang perlu diketahui, kandungan nutrisi ASI dari ibu yang melahirkan secara prematur mengalami perubahan kandungan. Lemak dan protein menjadi jauh lebih tinggi daripada ASI dari ibu yang melahirkan bayi sesuai usia gestasi.

Semakin kecil bayi, semakin lama pula dia akan dirawat di NICU. Banyak orang tua pada akhirnya akan membandingkan tumbuh kembang anaknya, padahal jangan kuatir jika tumbuh kembang anak prematur terasa lambat dari umumnya karena yang dilihat adalah usia koreksi.

Ada usia gestasi (umur kehamilan), ada usia kronologis (usia kalender), dan usia koreksi (usia gestasi + usia kronologis) – 40 minggu.   


Saya memang tidak merasakan melahirkan kedua anak secara pematur tapi biaya lahiran tanpa BPJS saja sudah mahal. Kelahiran prematur sendiri tidak masuk dalam hitungan BPJS, lalu biaya perawatan bayi baru lahir prematur di NICU tentu saja memakan banyak biaya.

Karena itu menjaga nutrisi itu sebaiknya dilakukan jauh hari sebelum merencanakan memiliki anak, ini hal yang selalu disepelekan oleh para pasangan menikah. Karena melahirkan satu anak saja sudah berisiko apalagi kalau ternyata pas mengandung tahunya anak kembar. Prosentase melahirkan anak kembar besar sekali menjadi kelahiran prematur. Kebayang dong bagaimana kondisi dan mental orang tuanya untuk menghadapi hal tersebut nantinya.

Jadi sebagai orang tua, persiapkan sedini mungkin ketika berencana ingin memiliki anak. Selalu analisa faktor risiko dan menjaga nutrisi. 1000 HPK itu sangat berpengaruh bukan hanya untuk masa depan anak sendiri tapi juga untuk masa depan bangsa dan negara.