Saturday, August 6, 2016

Potensi di Kepulauan Sangihe dengan Inovasi Cold Storage

Di awal tahun 2016, Pemerintah Kota Manado mengeluarkan slogan "Mari Jo ka Manado" (Marilah ke Manado) untuk mengangkat sektor pariwisata yang terpuruk. Padahal ada begitu banyak potensi pariwisata di Sulawesi Utara, dan bukan hanya di Manado saja tapi juga di Kepulauan Sangihe.


Belum pernah dengar Kepulauan Sangihe?




[caption id="attachment_undefined" align="alignnone" width="300"]image sumber: tagulandangisland.wordpress.com[/caption]

Kepulauan Sangihe terletak di antara Pulau Sulawesi dan Pulau Mindanao (Filipina), yang berada di bibir Samudera Pasifik.


image


Kepulauan Sangihe adalah sebuah kabupaten di Propinsi Sulawesi Utara yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Sangihe dan Talaud pada tahun 2000. Dan pada tahun 2007 sebagian wilayah Kabupaten Sangihe dimekarkan lagi menjadi Kabupaten Sitaro (Siau, Tagulandang, Biaro).


Kepulauan Sangihe memiliki potensi alam yang besar, hasil bumi dan lautnya melimpah. Sayangnya sampai sekarang masih banyak daerah di Kepulauan Sangihe yang belum mendapat perhatian khusus. Kurangnya infrastruktur yang menunjang sumber daya alam dan manusianya.


Di Biaro misalnya, setelah mengalami pemekaran dan masuk dalam Kabupaten Sitaro. Pulau Biaro belum memiliki dermaga sendiri. Sedangkan pulau tetangganya, Pulau Tagulandang sudah memiliki pelabuhan sejak tahun 2005. Jika ingin berkunjung ke Pulau Biaro harus menaiki kapal motor kecil dari Pulau Tagulandang. Kurangnya infrastruktur di Biaro membuat listrik hanya menyala 12 jam sehari dan kekuatan sinyal telepon genggam sering hilang ketika hujan dan ada angin kencang.




[caption id="" align="alignnone" width="540"]image Gunung Ruang. Gunung di antara Pulau Biaro dan Tagulandang (sumber: tagulandangisland.wordpress.com)[/caption]

Masalah lain yang muncul di Biaro dan Kepulauan Sangihe pada umumnya adalah pendistribusian ikan. Sebagai daerah kelautan yang kebanyakan penduduknya menaruh nasib hidupnya dari hasil laut. Mereka bekerja sebagai nelayan. Namun kurangnya infrastruktur seperti dermaga dan jaringan listrik ini tentu saja sangat memengaruhi keberlangsungan hidup para nelayan tersebut. Padahal pengelolaan sumber daya alam harus berjalan seimbang dengan sumber daya manusia.




[caption id="" align="alignnone" width="540"]image Dokumentasi pribadi[/caption]

[caption id="" align="alignnone" width="540"]image Dokumentasi pribadi[/caption]

[caption id="" align="alignnone" width="540"]image Dokumentasi pribadi[/caption]

[caption id="" align="alignnone" width="540"]image Aneka ikan karang[/caption]

Apalagi pada bulan Juni kemarin di Sangihe terjadi bencana alam. Banjir, longsor dan gelombang pasang menyebabkan aktivitas di beberapa kecamatan di Sangihe lumpuh. Pasca bencana, ikan menjadi melimpah sehingga dijual murah. Namun yang menjadi kendala adalah, ikan merupakan makanan yang mudah mengalami pembusukan. Apalagi di daerah tropis seperti Indonesia yang bersuhu relatif tinggi. Jika tidak segera diolah maka akan cepat rusak dan para nelayan akan merugi.


image


image


Jika ingin membuat inovasi untuk Kepulauan Sangihe, saya berharap adanya sistem "Cold Storage" dan pabrik ikan.


Apa itu Cold Storage?


Cold Storage adalah sebuah struktur yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam bahan agar tidak mengalami pembusukan. Mencegah terjadinya kerusakan dengan menggunakan proses pendinginan atau penurunan suhu.




[caption id="attachment_undefined" align="alignnone" width="150"]image sumber: indirmart.com[/caption]

Cold Storage dapat mempertahankan mutu ikan selama 1-9 bulan, tergantung pada keadaan dan jenis ikan, cara pembekuan dan kondisi penyimpanannya. Dengan teknik penanganan yang ideal, ikan dapat disimpan lebih dari 4 tahun dalam Cold Storage.


image

[caption id="" align="alignnone" width="470"]image sumber: shuotiantracy.en.ec21.com[/caption]

Dengan Cold Storage, hasil laut di Kepulauan Sangihe dapat disimpan dengan baik. Ikan dapat dibekukan dan disimpan sampai saat dibutuhkan ikan dapat dilelehkan dan diolah lebih lanjut oleh konsumen. Dengan adanya Cold Storage dan pabrik ikan di Kepulauan Sangihe perekonomian warga akan mengalami peningkatan, sehingga berkurangnya gap antara daerah-daerah tertinggal dan sudah maju.


*) tulisan ini disertakan dalam Kompetisi Blogging Balitbang PUPR

No comments:

Post a Comment