Monday, October 16, 2017

Sekarang Eranya Kids Zaman Now

Problematika kehidupan remaja memang gak ada matinya untuk dikulik. Mau dari kids zaman baby boomer sampai ke kids zaman now, ada aja hal menarik yang bisa dibahas.


Pemberontakan, pencarian jati diri, sampai kenakalan, rasanya menjadi satu paket saat masih remaja. Gue pribadi pernah berada dalam fase ini saat umur masih di kisaran belasan dan awal 20-an. Menjadi "nakal" dianggap keren karena berbeda dari anak-anak lain kebanyakan.

Belum lagi gejolak hormon pada masa pubertas sungguh besar sehingga kadang ada hal-hal dan keputusan yang diambil para remaja hanya karena dorongan ego semata tanpa pikir panjang.

Sutradara Upi bekerjasama dengan IFI Sinema tergelitik untuk menceritakan kehidupan masa remaja dalam bentuk film. Bergesernya gaya hidup modern akibat memasuki era digital melahirkan karakter-karakter remaja yang unik. Problematika yang muncul semakin kompleks dan menarik.



Karena alasan inilah, film My Generation dibuat.
Upi sendiri melakukan riset untuk film My Generation ini selama 2 tahun. Berkomunikasi dan melakukan dialog di media sosial adalah salah satu cara untuk menangkap kehidupan dan kelakuan nyata dari para remaja millenials.

Karena tidak ada kids zaman now yang gak punya akun medsos. Gue sendiri sebagai mamak-mamak generasi millenials memiliki belasan akun medsos, bukan hanya sekadar untuk eksistensi dan caper di medsos tapi karena memang untuk kebutuhan masa kini segala urusan pekerjaan bisa dilakukan dan didapat lewat media sosial dan semacamnya.


Pembuatan film My Generation sendiri prosesnya berjalan dalam kurun 1 tahun. Upi memilih talent-talent baru sebagai pemain utama agar menghadirkan suasana segar di dunia perfilman, sekaligus untuk menunjukkan bahwa bakat-bakat akting pemain baru ini tidak kalah bagusnya dengan para aktor dan aktris lawas. Tentu saja ini adalah langkah yang cukup berani. Tapi keempat talent yang dipilih dipercaya mampu memerankan karakter kids zaman now dengan baik.


Karena yang mengerti kehidupan kids zaman now ya kids zaman now juga.

Film My Generation ini diharapkan mampu memberi gambaran jelas kepada para orangtua dan sekitar, bahwa kehidupan masa remaja terkadang tidak semudah dan segampang yang dikira. Ada konflik dan permasalahan yang terkadang sulit untuk diungkapkan. Para remaja juga memiliki rahasia yang tidak bisa dibagi dengan orangtuanya untuk alasan tertentu.

Cara berpikir yang terbuka maupun penerimaan dari orangtua masing-masing diharapkan mampu membuat para kids zaman now ini lebih mudah berbagi. Karena semua orangtua sudah pasti melewati fase remaja. Hanya saja dengan era yang berbeda.


Pendidikan yang diberikan tentu saja berpengaruh dalam pembentukan karakter remaja. Dan pendidikan paling pertama diterima anak tentu saja berasal dari orangtuanya sendiri.


Sudah tidak sabar ingin menonton My Generation ini? Tenang, tanggal 9 November 2017 tayang di bioskop kesayangan di seluruh Indonesia.

Tapi kalo sudah penasaran banget, bisa nonton trailernya dulu.


3 comments:

  1. tak ada generasi yg sempurna, bisa jadi pada jamannya kita pasti pernah badung juga. Film ini bsa jadi pengingat agar kita bisa lebih bijak

    ReplyDelete
  2. setuju kata mbak afin...setiap jaman itu punya plus minusnya
    jadi orang tua hrs memahami itu

    ReplyDelete
  3. Iya, orang tua pun remaja dulu baru dewasa, hanya saja zaman udah berubah. Tentunya akan banyak perbedaan

    ReplyDelete