Wednesday, April 4, 2018

Mimpi-mimpi Sebelum 40 Tahun

Happy birthday, self


Aneh gak sih ngucapin ke diri sendiri? Hahaha. Rasanya sih enggak. Karena enggak perlu nunggu orang lain ngucapin untuk merasa spesial, no? Did I sound like a feminism? 

Hari ini gue tepat berusia 34 tahun. Dulu waktu masih pakai seragam putih biru dan putih abu-abu, umur 30-an itu rasanya sudah tua banget. Giliran gue yang ada di posisi ini, ya ternyata biasa aja. Malah masih denial kalau sudah kepala 3. Forever young always in my blood. Hahaha. 

Kalau sekarang 34, di tahun 2024 gue bakal nginjak umur 40. Etapi kalau Tuhan berkenan sih. Maksudnya masih dikasih umur, karena kan kita enggak tahu. Hari ini masih nulis ini dengan harapan dan doa, besok tahu-tahu sudah dipanggil Yang Maha Kuasa. Who knows?

Sebelum 40 tahun, banyak yang pingin gue raih sebenarnya. Tapi bicara soal harapan, to be honest I dont have any. Lulus sekolah gue bahkan bingung harus milih jurusan apa saat kuliah? Harus jadi apa selesai kuliah? Lalu jadi apa setelahnya?

Di 2009, saat gue melahirkan anak pertama, for the first time gue baru tahu apa mimpi gue. I wanna be a writer. A great writer like J. K. Rowling. 

Dari situ pelan-pelan gue mulai mewujudkan apa yang menjadi mimpi gue ini. Sejak 2010, gue mulai menulis. Karena kalau bermimpi jadi penulis tapi enggak nulis ya sama aja boong. 

Pelan-pelan pula tulisan-tulisan gue mulai dibukukan dan diapresiasi. Terbaru, buku debut gue berjudul Seira dan Legenda Toar Lumimuut bakal terbit tahun ini. Tadinya berharap bulan ini biar bisa jadi kado bagi diri sendiri, tapi sabar aja karena yang penting bakal terbit. 

Sebelum 40 tahun juga tentu saja gue pingin karya-karya gue semakin banyak beredar. Alasan gue menulis, salah satunya karena ingin memperkenalkan budaya dari daerah gue. Salah duanya ya karena ingin menjadi penulis terkenal. 

Tapi apalah gunanya jadi penulis femes tapi enggak punya asuransi. Zaman sekarang, di mana hidup serba cepat dan berkembang pesat. Punya ketenaran dan uang banyak juga percuma kalau tidak diolah dengan benar. 

Asuransi menjadi salah satu impian yang harus diwujudkan. Sudah punya, tapi baru asuransi kesehatan. Maunya memiliki beberapa jenis asuransi lagi demi masa depan. Misalnya asuransi pendidikan dan kecelakaan. Like I said before, kita enggak akan tahu apa yang bakal terjadi besok. Lagipula memilih asuransi bukan hanya untuk melindungi diri sendiri atau keluarga. Menurut gue asuransi adalah investasi terbaik dengan banyak manfaat. 

Nah, pas nyari-nyari mana aja asuransi yang cocok. Gue naksir sama penawaran dari Commowealth Life. Salah satu programnya, gue banget tuh. Investra Link namanya. 

Jadi Investra Link ini program yang memadukan asuransi jiwa plus investasi secara fleksibel. 

Keunggulan Investra Link Prosper : ·

1. 100% Premi dialokasikan untuk investasi sejak tahun pertama Polis.

2. 50% Uang Pertanggungan akan dibayarkan lebih awal apabila Tertanggung menderita Penyakit Yang Tidak Tersembuhkan (Terminal Illness).

3. Tersedia berbagai pilihan perlindungan tambahan untuk penyakit kritis dan pembebasan Premi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Udahlah ditanggung secara jiwa raga eh bisa diputar jadi investasi pula. Sungguh jodoh sekali sama gue yang kepingin jadi penulis femes dan kaya raya sebelum usia 40 tahun trus duitnya enggak habis-habis kayak Bu Dendy tapi kesejahteraan diri juga terjamin. 


Tolong aminnya yorobun. Kan kalau diriku tajir melintir dan sehat walafiat terus, klean bakal gue sawer. Mau makan di mana? Nyoh! Mau beli apa? Nyoh! Mau pakai asuransi apa? Nyoh! Semua gue kasih. 

Kalau klean, apa saja mimpi sebelum 40 tahun, gaes? 












1 comment:

  1. Sebelum 40 tahun pengen udah keliling semua negara ASEAN. Kalau punya duit lebih, ke Belanda. Atau #YogaDiUbud yang #NtahKapanJadinyaWoy itu... *Cetek

    ReplyDelete