Monday, May 28, 2018

Sekarang Lebih Mudah untuk Pulang Kampung

Setiap kali memasuki musim liburan sekolah hal yang terpikir adalah, mau liburan ke mana kita?



Libur sebulan kalau hanya dihabiskan di rumah kan rasanya mubazir. Walau memang tidak semua mendapat prestise untuk bisa berlibur, sih. Gue dan keluarga Puji Tuhan masih bisalah atur budget untuk berlibur walau tidak harus ke luar negeri atau ke tempat-tempat mahal. 

Esensi liburan bagi gue adalah memberi kesempatan pada diri untuk bersenang-senang dan menikmati hal baru di luar dari kegiatan sehari-hari yang terasa hectic

Berlibur bagi gue bisa menambah cerita, memperkaya pengalaman, memperluas wawasan, dan juga mengembangkan sikap toleransi dan empati ke sesama. Karena ketika kita berlibur di tempat asing yang kebiasaan dan budayanya berrbeda dengan yang biasa kita lakukan maka kita harus beradaptasi dengan hal-hal tersebut. Tidak boleh bersikap seenak diri kita sendiri, apalagi dunia ini diisi dengan orang-orang yang memiliki cara pandang dan kebiasaan yang beragam. 

Kali terakhir gue liburan adalah ke Semarang, sekitar bulan April kemarin. Menjejakkan kaki di tempat baru tentu saja memberi euforia tersendiri. Oh, tentu saja merasakan betapa mudahnya bepergian zaman sekarang ini.

Gue ingat dulu betapa ribetnya ketika harus liburan. Penggunaan pesawat terbang sebagai alat transportasi masih terasa eksklusif saat itu. Tidak banyak yang bisa merasakan naik pesawat untuk bepergian dari satu kota ke kota lain. Apalagi maskapai yang ada juga masih sedikit belum sebanyak sekarang. 

Pilihan paling praktis saat itu adalah naik kapal laut. Gue melihat betapa rusuhnya orang-orang berebutan naik atau turun dari kapal demi mendapatkan tempat yang lebih nyaman di atas kapal.

Gue juga sempat merasakan bepergian antar pulau menggunakan kapal motor dengan waktu tempuh hampir seharian. Belum lagi tidak ada dermaga sehingga kapal motor harus berhenti di tengah laut kemudian dijemput dengan perahu kecil. 

Itu dulu, beda dengan sekarang. Liburan masa sekarang sudah semakin mudah dan nggak ribet lagi. Ke mana-mana semakin gampang. Pilihan transportasi semakin beragam dan banyak.
Belum lagi kita bisa dengan mudah memesan tour atau tiket secara online.

Bayangkan dulu ribetnya urusan tiket ini. Harus antri berjam-jam tanpa tahu berapa harga pasti. Harus menunggu di lokasi selama berjam-jam pula karena tidak ada informasi jelas tentang keberangkatan. Sekarang kita bisa menghemat waktu, menghemat tenaga, sekaligus menghemat uang karena banyak banget pilihan harga yang sesuai dengan isi kantong masing-masing. 

Ketika bepergian gue selalu merencanakan terlebih dahulu dan membuat catatan kecil. Bagi solo traveler yang senang bereksplorasi mungkin pilihannya variatif. Bagi yang ingin liburan dengan keluarga tentu saja harus memperhatikan banyak hal, apalagi kalau urusannya membawa anak-anak.

Nah, untuk liburan sekolah kali ini rencananya gue dan keluarga mau mudik ke Bitung, Sulawesi Utara. Kira-kira apa saja yang bisa kita lihat dan lakukan di sana?

  1. Tugu Cakalang


Bitung dikenal sebagai kota penghasil cakalang, karena itu didirikanlah tugu ini. Terletak di Kecamatan Madidir. 
  1. Hutan Lindung Tangkoko


Hutan Lindung Tangkoko adalah cagar alam dari Gunung Tangkoko. Terletak di Batuangus, Kecamatan Bitung Utara.
  1. Kebun Binatang Tandurusa

Berada di Kelurahan Aertembaga, Kecamatan Aertembaga, 5 Km dari Pusat Kota Bitung. Di sini kita bisa melihat berbagai jenis endemik khas Sulawesi; Tarsius, Yaki, Babi Rusa, dsb. 
  1. Menara Eiffel Mini


Sebenarnya adalah Menara BRI tapi karena bentuknya mirip Menara Eiffel di Prancis maka lebih sering disebut Menara Eiffel mini. Terletak di pusat kota. 
  1. Monumen Trikora

Monumen Trikora Mandala Sakti berada di Batu Lubang, tepian Pulau Lembeh, yang merupakan wisata sejarah. 
  1. Klenteng Seng Bo Kiong

Terletak di Jalan Kadoodan, merupakan klenteng Tao dengan ornamen khas klenteng Tiongkok yang indah.

Jangan lupa untuk kulineran karena banyak makanan laut yang enak. Lalu berkunjung juga ke pantai-pantai dan resor-resor yang menawarkan keindahan laut dan bawah lautnya. Di Selat Lembeh misalnya, kita bisa melihat keragaman hewan laut yang eksotis. 





Pada mupeng nggak, sih? Kalau mupeng, mungkin kota kelahiran gue ini bisa dijadikan referensi liburan juga bagi yang pengin datang ke daerah Timur Indonesia. 

Cara untuk datang ke kota ini mudah sekali. Bisa dijangkau dengan pesawat terbang. Lalu dari bandara jaraknya sekitar 30km dengan kendaraan roda empat. 

Biar nggak rempong, kalian bisa pakai jasa tour aja. Pakai Vizitrip sebagi tour online yang memberikan fleksibilitas dan kemudahan proses booking bagi para traveler. Zaman sekarang ngapain nyari ribet, yekan. Cari yang lebih mudah dan gampang. 

Kenapa harus pakai Vizitrip?

  1. Vizitrip menawarkan ratusan aktivitas tour dari berbagai tempat populer. Semua didukung dengan operator tour yang berpengalaman.
  2. Fleksibel. Karena bisa disesuaikan dengan waktu para traveler. Mau kapan saja, di mana saja. Bahkan bisa dibooking pada menit terakhir.
  3. Budget bersahabat dengan kantong. 
  4. Servis yang bisa diandalkan.

Dengan Vizitrip, liburan jadi mudah. Makanya ayok, trip bareng Vizitrip. #Liburanlebihmudah 

PT. Vizitrip Global Tour
 🏚: Jl. Margonda Raya no.28 RT.002/003, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok.
🕰: 9:00 AM till 5:00 PM 5 days a week.
📧: support@vizitrip.com
FB: vizitrip
IG: @vizitrip





1 comment:

  1. wah Sulawesi Utara keren yah kak, pengen deh liburan kesana hehehe

    ReplyDelete